Berita

Menkominfo Budi Arie Setiadi (tengah) di acara Digital Nation Summit 2024/Foto: Kemenkominfo

Tekno

Digitalisasi Berperan Tingkatkan Efisiensi Operasional dan Produktivitas di Sektor Penting

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Teknologi digital dan arus digitalisasi makin meningkat di berbagai sektor. Saat ini, ada  220 juta warga Indonesia yang aktif menggunakan internet. 

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Aries Setiadi  mengungkapkan, Indeks Kesiapan Jaringan Telekomunikasi Indonesia menempati peringkat ke-11 di Asia Pasifik, khususnya dalam pilar teknologi.

Menurutnya, pencapaian itu menunjukkan adopsi teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan bangsa makin meningkat.


"Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mencatat kemajuan signifikan dalam dunia digital. Indonesia memasuki babak baru dalam transformasi digital yang menjanjikan masa depan yang cerah bagi perekonomian nasional," ungkapnya dalam Digital Nation Summit, di Jakarta Pusat, dikutip Jumat (13/9). 

Ia memaparkan, digitalisasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas di sektor kunci seperti manufaktur dan pertambangan.

"Transformasi digital akan membantu meminimalkan dampak lingkungan dan membawa manfaat besar bagi perekonomian kita di kedua sektor tersebut," jelasnya.

Oleh karena itu, Pemerintah berkomitmen memastikan akses internet yang lebih cepat dan merata melalui penggelaran kabel serat optik dan koneksi satelit guna mengatasi kesenjangan digital di seluruh wilayah Indonesia. 

"Indeks Kesiapan Jaringan Telekomunikasi mencerminkan kemajuan dalam penyebaran jaringan seluler 2G dan 4G yang menjangkau berbagai daerah di seluruh Indonesia," jelas Menkominfo.

Menteri Budi Arie menegaskan komitmen Kementerian Kominfo untuk mewujudkan transformasi digital dan mencapai Visi Indonesia Digital 2045. Hal itu dilakukan dengan mendorong seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengembangan infrastruktur digital dan keterampilan digital.

"Dengan peran serta aktif masyarakat, kita dapat memposisikan Indonesia sebagai negara manufaktur dan pertambangan yang kompetitif di tingkat global," tegasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya