Berita

Masyarakat Desa karanglayung, Kecamatan Sukra, Indramayu, mendapatkan sembako murah dari program Gerakan Pasar Murah (GPM)/Net

Bisnis

Kendalikan Inflasi, Bupati Nina Agustina Gelar Gerakan Pasar Murah

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 00:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masyarakat Desa karanglayung, Kecamatan Sukra, Indramayu bersuka cita.  Mereka mendapatkan sembako murah dari program Gerakan Pasar Murah (GPM).

Pembagian sembako ini adalah upaya untuk membuat masyarakat suatu daerah sejahtera. Masyarakat mendapatkan paket bahan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran. 

Bupati Nina Agustina memantau langsung pembagian sembako murah  yang kali ini bertempat di Desa karanglayung, Kecamatan Sukra.


"Kita akan terus rutin mengadakan GPM, yang di dalamnya adalah pembagian sembako murah untuk masyarakat sekitar, yang mana dengan begitu, kesejahteraan masyarakat meningkat," ujar Bupati Nina Agustina, dikutip Kamis (10/9) 

Nampak keriangan di wajah masyarakat desa. Salah satu warga yang mendapatkan sembako murah adalah Warni. Ia  sangat berterima kasih kepada Bupati Nina Agustina karena sudah membagikan ribuan paket sembako murah di daerahnya. 

"Saya doakan Ibu Nina sehat selalu, sukses. Terimakasih, Bu," ucapnya

Program GPM yang sejauh ini diselenggarakan secara rutin dirasakan cukup ampuh untuk menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok. 

"Kalau saya, intinya harus bermanfaat untuk masyarakat, harus sejahtera masyarakatnya. Dan dengan sembako murah ini seperti yang sering saya katakana, bertujuan untuk mengendalikan inflasi," jelas Bupati Nina.

GPM sendiri merupakan suatu program yang memberikan bahan pokok kepada masyarakat dengan harga murah meriah. GPM sebelumnya dilakukan di Balai Desa Jangga Kecamatan Losarang dan Kantor Kecamatan Terisi.

Orang nomor satu di Indramayu itu menambahkan, masih sama seperti kecamatan atau desa lain, tersedia ribuan paket sembako dengan harga awal Rp173.500,- yang disubsidi menjadi Rp50.000,-/paket. 

Masing-masing paket berisi Beras 5 Kg, Minyak Sayur 1 Liter, Gula Pasir 1 Kg, Telur 1 Kg dan Kecap Manis 400 ml.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya