Berita

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

AHY Tuntaskan Ujian Doktoral dengan Nilai Hampir Sempurna

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2024 | 17:12 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersyukur telah menyelesaikan ujian tertutup doktoral di Program Pascasarjana Pengembangan Sumber Daya Manusia, Universitas Airlangga (Unair).

Ujian tersebut berlangsung selama tiga jam, mulai dari pukul 09.30 WIB hingga 12.30 WIB, pada Kamis (12/9).

Ia menyelesaikan penelitian tentang kepemimpinan transformasional dan orkestrasi sumber daya manusia (SDM) untuk mencapai Indonesia Emas 2045, dengan nilai memuaskan 97,5.


"Saya bersyukur siang ini telah menuntaskan ujian tertutup di Unair. Setelah melalui berbagai tahapan sejak 2021," ujar AHY kepada wartawan di Gedung Sekolah Pascasarjana Unair, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (12/9). 

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM Indonesia dalam menghadapi tantangan abad ke-21. 

Meskipun Indonesia dikaruniai sumber daya alam yang melimpah, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak cukup tanpa didukung SDM yang mampu menghadapi tantangan global. 

"Kita dikaruniai sumber daya alam, tapi perlu SDM unggul. Jumlah penduduk kita besar, usia produktif, tapi kualitasnya harus di-upgrade untuk menghadapi abad yang penuh ketidakpastian," lanjutnya. 

Dalam disertasinya, ia membandingkan kisah sukses negara lain dan pengalaman Indonesia dalam mengelola SDM. 

Ketua Umum Partai Demokrat itu juga menyampaikan terima kasih kepada para profesor dan akademisi di Unair yang telah membimbingnya selama proses ia menempuh program doktoral. 

"Di sini, kami berharap tidak hanya melahirkan gagasan besar, tetapi juga pemimpin masa depan dengan kecerdasan intelektual dan karakter yang kuat," tutupnya.

AHY akan kembali menghadapi ujian program doktoral pada Oktober 2024 mendatang. Namun ujian tersebut berlangsung secara terbuka.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya