Berita

Suporter fanatik klub Persija Jakarta, The Jakmania menolak Ridwan Kamil/Ist

Politik

Ridwan Kamil Diadang Warga Betawi hingga Jakmania

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2024 | 04:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ambisi Ridwan Kamil (RK) untuk memimpin Jakarta tidak berjalan mulus, karena muncul penolakan warga di sana-sini.

Aksi penolakan tersebut di antaranya terjadi di Tanjung Priok pada Minggu (1/9). Saat itu RK ‘diusir’ jemaah pengajian agar turun dari panggung saat berpidato di acara haul akbar Al Imam Al Arifbillah Al Quthub Al Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad (Mbah Priok), di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Selanjutnya, Cagub yang diusung Koalisi KIM Plus itu juga sempat ditentang suku inti Jakarta, Betawi. Peristiwa itu terjadi di depan kantor Dewan Adat Bamus Betawi, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (6/9).


Saat itu, kedatangan Ridwan Kamil diwarnai kericuhan dan teriakan sekelompok warga Betawi.

Selain warga Betawi, suporter fanatik klub Persija Jakarta, The Jakmania juga secara terang-terangan menyampaikan penolakannya kepada mantan Gubernur Jawa Barat itu.

Para The Jakmania di jagat media sosial, bahkan mengeluarkan seruan boikot Ridwan Kamil.

“Jakarta Boikot Ridwan Kamil,” begitu tulisnya.

Mereka juga membuat aneka poster penolakan. Salah satunya bertuliskan “Emang Lu Rela Jakarta Dipimpin Bobotoh?”

Poster itu terlihat berlatar belakang area Jakarta International Stadium (JIS).

Untuk diketahui, Ridwan Kamil sendiri dikenal sebagai bobotoh sejati, sebutan pendukung Persib Bandung yang selama ini dikenal sebagai ‘musuh’ bebuyutan Persija Jakarta.



Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya