Berita

Kamala Harris di acara debat ABC News hari Selasa malam, 10 September 2024/ABC News

Dunia

PEMILU AMERIKA SERIKAT

Harris Lebih Ekspresif saat Debat Lawan Trump

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 15:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris terlihat lebih ekspresif di debat pertama melawan mantan Presiden Donald Trump di National Constitution Center di Philadelphia pada Selasa (10/9) pukul 21.00 waktu setempat atau pada Rabu (11/9) pukul 08.00 WIB.

Trump yang berada di samping Harris selama debat hanya terlihat sesekali menyeringai atau menggelengkan kepala. Padahal kandidat dari Partai Demokrat itu terkenal dengan pidatonya yang ekspresif, kontroversial dan menggebu-gebu.

Di acara debat tersebut, Harris justru yang bahasa tubuhnya terlihat menonjol. Dia menoleh ke arah Trump dan kembali, melipat tangan, membuka lipatannya, membuat wajah seolah-olah terkejut atau sangat tidak setuju dengan lawannya saat dia berbicara.


Misalnya, dia tampak jijik ketika Trump menyebut Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban. Kemudian ekspresi yang sama juga ditunjukkan saat Trump sedang menyindir tentang kekalahannya dalam pemilihan 2020 dengan selisih yang tipis.

Mimik wajah Harris sangat tegas saat menegur Trump karena berulang kali mengomentari kesalahan Presiden Joe Biden, padahal lawannya pada pemilu mendatang adalah dirinya.

"Pertama-tama, penting untuk mengingatkan mantan presiden bahwa Anda (Trump) tidak mencalonkan diri melawan Joe Biden, Anda mencalonkan diri melawan saya," kata Harris, sambil mengangkat alis dan tersenyum, seperti yang terlihat pada siaran ABC News.

Harris juga menunjukkan ekspresi wajah tidak setuju, alisnya berkerut, dan menggelengkan kepalanya. Ketika Trump berbicara tentang serangan 6 Januari di Capitol Gedung Kongres AS, dia menggelengkan kepalanya sepanjang waktu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya