Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono saat berbincang dengan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto/Instagram: @smindrawati

Bisnis

Sri Mulyani Disinyalir Tak Masuk Kabinet Prabowo, Nggak Ditawarin?

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 14:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Sri Mulyani disinyalir tidak akan menjadi bagian dari kabinet pemerintahan mendatang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. 

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Keuangan II, Thomas Djiwandono, usai pertemuan antara Sri Mulyani dan Prabowo pada Senin (9/9).

Menurutnya, dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir tiga jam tersebut, tidak ada pembahasan ataupun tawaran dari Prabowo terkait posisi menteri atau kabinet baru.


“Tidak ada bahasan sama sekali mengenai posisi, baik itu antara Ibu Sri Mulyani dan Pak Prabowo maupun secara keseluruhan Kabinet. Tidak ada sama sekali. Kita bicara substansi APBN,” kata pria yang akrab disapa Thommy dalam media briefing bersama awak media, Rabu (11/9).

Thommy menjelaskan bahwa pertemuan itu hanya membahas hal-hal yang ringan, hingga APBN 2024, dan RAPBN 2025.

“Pertemuan dimulai dengan pembahasan yang ringan karena beliau sudah saling mengenal sebagai menterinya Jokowi. Dilanjutkan dengan hal-hal substantif, ibu membahas APBN 2024 dan RAPBN 2025,” jelasnya.

Keduanya, kata Thommy juga membahas tentang arahan dari presiden terpilih mengenai program-program tahun depan. Selain itu, bendahara negara itu juga memberikan informasi kepada presiden terpilih mengenai dinamika ekonomi global.

“Ibu (Menkeu) juga menginformasikan kepada presiden terpilih mengenai dinamika ekonomi global,” katanya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya