Berita

Maskapai penerbangan Iran Air/New Arab

Dunia

Inggris Hentikan Semua Penerbangan Langsung ke Iran

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 12:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Otoritas Inggris mulai menghentikan semua penerbangan pesawat langsung ke Teheran, menyusul adanya laporan bahwa Iran telah memasok banyak rudal ke Rusia.

Menteri Transportasi Inggris Louise Haigh menyebut keputusan itu sebagai salah satu upaya mereka menekan Iran agar segera menghentikan pasokan senjata ke Rusia.

"Kami akan terus menggunakan setiap cara yang kami miliki untuk menekan Iran agar mengakhiri dukungannya terhadap invasi ilegal (Presiden Rusia Vladimir) Putin. (Ini) adalah alasan kami memulai penghentian semua layanan udara langsung antara Inggris dan Iran," tegasnya, seperti dimuat AFP pada Rabu (11/9).


Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan, keputusan itu dibuat setelah Iran bersikeras mengirim senjata ke Moskow, meski ada peringatan berulang dari London.

Selain memblokir penerbangan, Inggris juga akan mengikuti langkah Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi ke sejumlah individu dan organisasi penting atas peran mereka dalam memfasilitasi dukungan militer Iran kepada Rusia.

Iran Air mengoperasikan penerbangan langsung antara London dan Teheran tiga hari seminggu, menurut jadwal yang tercantum di situs webnya.

Langkah Inggris tersebut dilakukan saat negara-negara Barat mengumumkan sanksi baru terhadap Iran karena memasok rudal jarak pendek ke Rusia untuk segera digunakan melawan Ukraina, dan menyebutnya sebagai eskalasi konflik yang berbahaya dan mengancam keamanan Eropa.

Pemerintah Iran membantah dengan tegas laporan yang menuduh mereka telah mengirim pasokan rudal balistik untuk Rusia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani mengatakan pihaknya tidak pernah memberikan bantuan persenjataan kepada pihak berkonflik di Eropa Timur.

“Pendekatan mendasar dan tegas Republik Islam Iran mengenai konflik Ukraina tetap konsisten dan tidak berubah,” tegasnya, seperti dimuat Kantor Berita Resmi IRNA pada Minggu (8/9).

Menurut Kanani, laporan pengiriman pasokan rudal itu sengaja dibuat dengan motif politik untuk menjatuhkan citra Iran.

"Klaim berulang kali tentang pengiriman rudal balistik ke Rusia didorong oleh tujuan dan motif politik beberapa negara Barat dan sama sekali tidak berdasar," ujar Kanani.

Bloomberg pada Jumat (6/9) menyebut Iran mengabaikan peringatan Amerika Serikat dan Eropa dengan tetap mengirimkan rudal balistik ke Rusia.

Teheran juga diduga telah menyediakan ratusan pesawat nirawak kepada Rusia selama perang Rusia melawan Rusia.

Amerika Serikat telah memberi tahu sekutunya bahwa mereka yakin Iran telah mentransfer rudal balistik jarak pendek ke Rusia untuk perangnya di Ukraina, menurut dua orang yang mengetahui masalah tersebut.

Gedung Putih menolak untuk mengonfirmasi transfer senjata tersebut tetapi menegaskan kembali kekhawatirannya bahwa Iran semakin mendukung Rusia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya