Berita

Raffi Ahmad/Net

Politik

Dicap Makelar Jabatan, Raffi Ahmad Tak Efektif Pimpin Pemenangan Andra-Dimyati

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 10:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Selebriti Raffi Ahmad resmi ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Andra Soni-Dimyati Natakusumah di Pilkada Banten 2024.

Langkah ini dinilai Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno sebagai strategi yang menarik, terutama mengingat popularitas Raffi di kalangan publik.

"Lumayan seru nih Banten. Raffi ikutan gempur markas kuning, kandangnya kekuatan politik dinasti Banten," kata Adi kepada RMOL, Rabu (11/9).


Meskipun masuknya Raffi Ahmad jadi Ketua Tim Pemenangan Andra Soni-Dimyati di Pilgub Banten menjadi kejutan, hal ini tidak serta-merta mengubah lanskap politik secara signifikan.

"Nggak efektif, karena hanya sebatas Ketua Tim," jelas Adi Prayitno.

Di sisi lain, Adi juga menyoroti tantangan yang dihadapi Raffi, terutama terkait sentimen negatif di masyarakat pasca isu dirinya diduga terlibat sebagai "makelar" dalam beberapa proses Pilkada.

Isu tersebut dapat mempengaruhi pandangan publik terhadap Raffi, bahkan berpotensi menghambat kinerjanya sebagai ketua tim pemenangan.

"Sebenarnya berharap Raffi yang maju Banten, biar makin seru," sambung analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Banten selama ini dikenal sebagai markas "kuning" akan menyaksikan persaingan yang lebih dinamis dengan masuknya Raffi ke dalam arena.

Namun, apakah popularitasnya dapat diubah menjadi kemenangan politik bagi Andra dan Dimyati masih harus ditunggu hasilnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya