Berita

Willem Wandik-Aloysius Giyai/Net

Politik

Pilkada Sistem Noken, Willem Wandik-Aloysius Giyai Jawara Papua Tengah

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 21:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dalam pemilihan dengan sistem noken, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Willem Wandik-Aloysius Giyai diprediksi menang di Pilkada Papua Tengah 2024.

Panel Survei Indonesia (PSI) melakukan simulasi pertanyaan terbuka terhadap empat pasangan calon, yakni dengan simulasi pelaksanaan sistem noken "big man dan noken gantung"

"Hasil survei menunjukkan Willem Wandik-Aloysius Giyai berada di urutan pertama dengan 62,7 persen," kata Direktur Eksekutif PSI Dominico Bagas dalam keterangannya, Selasa (10/9).


Kata Dominico, posisi kedua ditempati pasangan Natalis Tabuni-Titus Natkime dengan 12,1 persen, ketiga pasangan Meki Nawipa-Denas Geley dengan 7,9 persen.

Posisi keempat atau terakhir, lanjutnya, ada pasangan John Wempi Wetipo-Ausilius Youw dengan 5,4 persen.

"Sementara masih ada responden tidak memilih sebanyak 11,9 persen," pungkasnya.

Sistem noken adalah pola pemungutan suara dalam pemilu yang dilakukan di beberapa daerah di Pulau Papua.

Noken adalah tas anyaman yang terbuat dari serat kayu.

Sistem noken berkaitan langsung dengan kepala adat atau suku. Tak lepas dari budaya masyarakat Papua yang sangat menghormati kepala adat atau suku.

Ada dua jenis sistem noken yang diterapkan yaitu noken big man dan noken gantung.

Dalam sistem noken big man, penyaluran hak suara dipercayakan kepada ketua adat atau ketua kampung.

Sementara itu, sistem noken gantung hanya pengganti kotak suara yang sulit didistribusikan ke lokasi-lokasi tertentu.

Adapun survei PSI melibatkan sebanyak 1480 Warga Papua Tengah. Survei digelar mulai 28 Agustus hingga 7 September 2024.

Survei ini memiliki margin of error -/+2,55 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya