Berita

Foto bersama MUI dengan para ulama dan warga Gaza di Jakarta pada Selasa, 10 September 2024/RMOL

Dunia

MUI Sambut Kunjungan Penyintas Perang Gaza di Jakarta

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 19:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi tuan rumah pertemuan para ulama dari berbagai organisasi keislaman dengan orang-orang Palestina yang berhasil selamat dari perang Gaza.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim menyambut kedatangan puluhan warga Gaza yang berkunjung ke Indonesia didampingi lembaga International Networking for Humanitarian (INH).

Pertemuan berlangsung di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Selasa (10/9). Selain warga Gaza, turut hadir pula para perwakilan dari organisasi keislaman Indonesia, seperti Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, Persis dan Al Irsyad.


Secara khusus Sudarnoto menyambut kehadiran dua bocah ajaib dari Gaza. Mereka adalah kakak beradik bernama Ramadan dan Walid yang berhasil dievakuasi ke Qatar setelah terjebak perang selama enam bulan di tanah kelahirannya.

Ketua MUI itu juga menyambut seorang ulama bernama Muhammad Fadlan yang rencananya akan mengirim 1.000 ton ubi ke Gaza.

"Kemarin dia (Fadlan) menyampaikan keinginannya untuk mengirimkan 1.000 ton. Ini tentu akan sangat membantu warga Gaza," ujarnya.  

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan menyampaikan komitmen Indonesia untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

"Semua yang peduli atas kemanusian, terhadap Palestina, jangan ragu bahwa Indonesia adalah rumah kita bersama untuk memperjuangkan hak-hak kemanusiaan, kemerdekaan," tegasnya.

Turut hadir pula perwakilan dari King Hussein Cancer Center (KHCC) dan Islamic Charity Center for Society (ICCS) yang berbasis di Yordania. Keduanya merupakan lembaga filantropi yang berkontribusi membantu warga Gaza.

Direktur Departemen Dana dan Pembangunan KHCC, Madeleine El-Sallag mengungkap bahwa sejak perang meletus 7 Oktober lalu  pihaknya telah mengevakuasi 75 pasien kanker dari Gaza dan kini tengah diberi perawatan.

"Data 7 Oktober, tercatat 10.000 pasien kanker di Gaza, kami ingin ambil 300 pasien Gaza setiap tahunnya. KHCC mengakomodasi pasien Gaza maupun keluarganya ke Yordania hingga sembuh," ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan memperkenalkan dua bocah ajaib dari Gaza dan penyampaian pidato dari para penyintas Gaza.

Salah satu anak ajaib bernama Walid (7 tahun) menyampaikan salam dari anak-anak Gaza untuk Indonesia. Dia merupakan warga Gaza yang dievakuasi ke Qatar di bulan ke enam perang.

"Saya sampaikan salam terimakasih, salam cinta dan rindu dari anak-anak Gaza, dari reruntuhan puing-puing bangunan di Gaza untuk anda semua yang hadir," ujarnya. 

Walid mengungkap kehidupan mereka di Gaza tidak baik-baik saja. Tetapi mereka bertekad untuk tetap bertahan dan berjuang.

"Kami anak Palestina ini hidup tumbuh kembang dengan penderitaan. Makan siang itu perih dan luka, itu tidak akan pernah menurunkan semangat kali. Kami akan terus berjuang. Kami tidak akan gentar, meski kami harus meminum air garam untuk bertahan," kata dia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya