Berita

Ketua Panja RUU Wantimpres Achmad Baidowi di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (10/9)/RMOL

Politik

Pembahasan RUU Wantimpres Berlangsung Cepat

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 16:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembahasan daftar inventaris masalah (DIM) RUU Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dengan pemerintah dan DPR tahap I ini dimungkinkan untuk disetujui pada Selasa (10/9).

Ketua Panja RUU Wantimpres Achmad Baidowi menuturkan saat ini rapat tengah diskors untuk dilakukan pembahasan di tingkat tim khusus panja. Kemudian akan dirapatkan kembali untuk pengambilan persetujuan.

Pasalnya, pria yang akrab disapa Awiek itu mengatakan seluruh fraksi tidak ada perdebatan yang signifikan soal RUU Wantimpres.


"Kemungkinan bisa (disetujui hari ini), karena tidak ada yang krusial, semuanya pada sepakat, tidak ada yang krusial dan semuanya karena ini timnya berasal dari pemerintah,” kata Awiek di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (10/9).
 
“Karena RUU-nya ini RUU DPR memang mekanismenya lebih cepat, karena fraksi-fraksi itu relatif tidak terjadi perdebatan yang signifikan," tambahnya.  

Awiek mengurai, dalam pembahasan RUU terdapat plus dan minus merupakan hal yang lumrah terjadi. 

Legislator dari Fraksi PPP ini mengatakan pembahasan RUU Wantimpres bisa singkat oleh DPR dan pemerintah karena seluruh fraksi menginginkan revisi undang undang tersebut segera dilakukan sehingga tidak memakan waktu lama.

"Maka kemudian, ketika usul inisiatif DPR maka cepat mimpinnya, bukan karena Pak Awiek yang mimpin, tapi karena usul inisiatif DPR," selorohnya.

Ia mengatakan untuk pengesahan RUU Wantimpres ini bisa terjadwal dalam rapat paripurna terdekat.

"Di paripurna terdekat. Lihat saja nanti kalau ada jadwal paripurna nanti di situ ada jadwalnya di situ, kalau tidak minggu depan," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya