Berita

Daikin memperkenalkan layanan kontrol AI baru untuk sistem AC di gedung komersial/Foto: NikkeiAsia- Daikin

Tekno

Perusahaan Jepang Bikin Alat AI untuk Hemat Daya AC

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 14:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen pendingin ruangan asal Jepang, Daikin Industries, meluncurkan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengurangi konsumsi daya sistem AC hingga 20 persen.

Alat yang ditawarkan Daikin menggunakan teknologi AI yang mampu mengoperasikan AC gedung untuk meningkatkan efisiensi, membuat penyesuaian berdasarkan faktor-faktor seperti tingkat cahaya matahari, suhu luar ruangan, dan jumlah komputer yang dijalankan di kantor.

Layanan ini telah ditambahkan ke layanan diagnostik jarak jauh AirNet Daikin, yang digunakan untuk mendeteksi kerusakan pada sistem AC. Alat penghemat daya AI ini ditawarkan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan yang sudah ada, sementara perangkat jaringan dapat terhubung ke peralatan yang sudah terpasang.


Dikutip dari Nikkei Asia, Selasa (10/9), layanan baru ini mengumpulkan data beban panas setiap lima menit dari setiap zona bangunan. Sistem AI mempelajari data tersebut dan mengontrol kecepatan motor kompresor di unit luar ruangan peralatan AC.

Dalam demo yang dilakukan di kantor pusat Yamaha di Hamamatsu, alat kontrol AI Daikin mampu mengurangi konsumsi daya hingga 20 persen selama periode 12 bulan.

Melalui uji coba alat tersebut di sekitar 20 lokasi, perusahaan mencatat penghematan daya rata-rata 10 persen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya