Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Unggul dalam Survei Pilpres, Saham Trump Ikut Terkerek Naik

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keunggulan Donald Trump dari saingannya Kamala Harris dalam jajak pendapat terbaru ikut mendongkrak saham Trump Media & Technology Group (DJT.O) hampir 5 persen pada Senin (9/9) waktu Amerika Serikat.

Dikutip dari Reuters, Selasa (10/9), jajak pendapat nasional yang dilakukan oleh The New York Times dan Siena College menunjukkan Trump unggul satu poin persentase sebesar 48 persen, sementara Harris 47 persen.

Kenaikan saham perusahaan Trump menyusul penurunan selama berminggu-minggu yang mengirimnya ke rekor terendah, dan terjadi menjelang tanggal-tanggal penting bulan ini ketika mantan presiden dan orang dalam perusahaan lainnya akan diizinkan untuk menjual saham mereka.


Trump Media, yang aset utamanya adalah aplikasi Truth Social, menyaksikan nilainya membengkak hingga hampir 10 miliar dolar AS setelah pencatatan pasar sahamnya pada bulan Maret, terangkat sebagian oleh pendukung Trump yang bertaruh bahwa ia akan memenangkan pemilu pada November mendatang.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya