Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Mantan Gubernur Bank Sentral: Tiongkok Harus Fokus Melawan Tekanan Deflasi

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tiongkok harus fokus pada upaya melawan tekanan deflasi.

Mantan Gubernur Bank Sentral Tiongkok (PBOC) Yi Gang menilai, langkah itu penting karena negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut berjuang untuk bangkit Kembali meskipun telah ada serangkaian langkah dukungan kebijakan.

Komentar Yi muncul saat bisnis-bisnis mengalami banyak kerugian hingga mendorong perusahaan memotong gaji karyawan.


Menurutnya, pada titik ini, kebijakan fiskal yang proaktif dan kebijakan moneter yang akomodatif menjadi penting.  Berbeda dengan tingginya inflasi di AS dan Eropa, harga konsumen di Tiongkok turun pada tahun 2023 dan hanya meningkat sedikit sepanjang tahun ini karena permintaan domestik masih lesu.

"Saya pikir saat ini mereka harus fokus pada upaya melawan tekanan deflasi. Jika Anda melihat PDB nominal, itu positif, tetapi Anda juga perlu melihat pendapatan masyarakat dan penerimaan pajak," kata Yi, seperti dikutip dari The Business Times, Selasa (10/9). 

Ekonomi Tiongkok tumbuh 5 persen pada paruh pertama tahun 2024 tetapi momentum pertumbuhan telah memudar sejak kuartal kedua.

"(Pertanyaan) kuncinya adalah bagaimana meningkatkan permintaan domestik dan bagaimana mereka dapat menangani situasi pasar real estat serta utang pemerintah daerah," kata Yi, seraya menambahkan bahwa yang penting bagi masyarakat adalah prospek pekerjaan dan pendapatan mereka.

Tingkat pengangguran untuk penduduk berusia 16 hingga 24 tahun di Tiongkok, naik menjadi 17,1 persen pada bulan Juli dari 13,2 persen pada bulan sebelumnya. 

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya