Berita

Pelaku curanmor di kawasan kampus di Bandar Lampung/Ist

Presisi

Mahasiswa Gadungan di Lampung Gasak 5 Motor di Kampus

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 06:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mahasiswa gadungan berinisial KD (24) diringkus Tim Tekab 308 dan Unit Ranmor Satreskrim Polresta Bandar Lampung, karena menjadi pelaku curanmor.

KD ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Desa Gunung Sugih Besar, Sekampung Udik, Lampung Timur, Senin (9/9), sekitar pukul 03.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto, membenarkan penangkapan tersebut.


“Benar, subuh tadi pelaku berhasil kita tangkap. Saat masih kita periksa secara intensif dan kita kembangkan. Pelaku dalam aksinya seperti mau kuliah mengenakan tas ransel,” kata Kompol Mukhammad Hendrik.

Hasil pemeriksaan sementara, KD mengaku sudah lima kali menggasak  sepeda motor di sejumlah di kampus di Kota Bandar Lampung.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku bersama rekannya AR yang masih buron.

“Pelaku KD bertugas sebagai esekutor dan pembawa sepeda motor hasil curian,” kata Kasat Reskrim dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung.

Di antaranya KD membawa kabur sepeda motor milik AZ (20), pada Senin (1/4) sekira pukul 16.00 WIB, di sebuah parkiran mini market di area Universitas Lampung, Jalan Sumantri Brojonegoro, Kedaton, Bandar Lampung.

Polisi turut menyita barang bukti sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nopol yang digunakan pelaku saat beraksi.

Adapula satu unit sepeda motor Honda Scoppy warna biru putih tanpa nopol, dan satu unit sepeda motor Honda Revo warna hitam hijau dengan nopol BE 2919 NAJ.

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHPidana, tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara,” tutup Kasat Reskrim.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya