Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/RMOL

Politik

Gugatan Kader PDIP untuk Lengserkan Megawati

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 19:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gugatan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, diduga sebagai langkah untuk menurunkan Megawati Soekarnoputri dari kursi ketua umum.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menuturkan, fenomena PDIP digugat kader lantaran ada friksi di internal, sehingga membuka peluang adanya keinginan pergantian kepemimpinan.

"Menurut saya ini murni dinamika internal yang memiliki beberapa efek politik," ujar Subiran kepada RMOL, Senin (9/9).


Menurutnya, tuntutan kader yang menyebut masa kepemimpinan Megawati sudah habis sehingga tak bisa mengesahkan pengusungan bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024, merupakan alasan yang logis.

Sehingga, sosok yang kerap disapa Biran itu meyakini, ada kemungkinan munculnya tuntutan penyelenggaraan Kongres PDIP, agar Megawati dapat digantikan oleh sosok lain.

"Atau bisa jadi ini sebagai ajang konsolidasi internal untuk segera melakukan kongres," tutur magister Ilmu Komunikasi lulusan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) tersebut.

"Ada pesan politik di internal PDIP bahwa ada faksi politik lain yang menghendaki pergantian ketua umum selain Megawati," tandasnya. 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya