Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekonomi Jepang Melambat Jadi 2,9 Persen pada Kuartal II-2024, Gara-gara Ini

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 17:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi Jepang tercatat tumbuh sebesar 2,9 persen pada kuartal II-2024, lebih lambat dari perkiraan awal sebesar 3,1 persen.

Seperti dikutip dari Associated Press, Senin (9/9), pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Jepang pada periode April-Juni 2024 ini didorong oleh upah pekerja dan pengeluaran warga.

Melambatnya ekonomi Jepang diprediksi terpengaruh oleh pertumbuhan ekonomi AS, karena Jepang bergantung pada ekspor ke negeri Paman Sam itu.


Selain itu,  gejolak perdagangan dunia dan geopolitik, hingga ketidakpastian politik di Jepang menjadi salah satu faktor lain dari melemahnya ekonomi negara tersebut.

Melemahnya ekonomi Jepang juga menjadi masalah yang mendesak bagi negara tersebut, sebab Dana Moneter Internasional (IMF) telah memproyeksikan peringkat ekonomi Jepang akan merosot ke posisi kelima, setelah AS, Tiongkok, Jerman, dan India, pada tahun-tahun mendatang dengan laju saat ini.

Menurut Kantor Kabinet, ekonomi terbesar keempat di dunia itu tumbuh 0,7 persen pada kuartal I-2024, bangkit dari kontraksi yang terjadi di triwulan sebelumnya.

Adapun data PDB pada Senin menunjukkan permintaan domestik Jepang tumbuh sebesar 3,0 persen dari kuartal sebelumnya berkat konsumsi rumah tangga yang sehat dan investasi sektor swasta, serta investasi pemerintah. Sementara ekspor naik sebesar 6,1 persen. 
Sebelumnya, PDB Jepang sempat menyusut 0,6 persen pada Januari-Maret per kuartal, setelah tumbuh 0,1 persen pada Oktober-Desember tahun lalu.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya