Berita

Orang-orang dari diaspora India berkumpul untuk memprotes pemerkosaan dan pembunuhan seorang dokter magang di Kolkata bulan lalu, di Dublin, California, AS, pada Minggu, 8 September 2024/Reuters

Dunia

Kematian Tragis Dokter Magang India Picu Aksi Protes Global

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 13:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ribuan warga diaspora India berunjuk rasa di lebih dari 130 kota di 25 negara pada hari Minggu (8/9), untuk menuntut keadilan atas kasus pembunuhan dan rudapaksa terhadap seorang dokter magang di rumah sakit Kolkata.

Protes dimulai dalam kelompok besar dan kecil di seluruh Jepang, Australia, Taiwan, dan Singapura, sebelum menyebar ke kota-kota di beberapa negara Eropa. Enam puluh protes telah direncanakan di Amerika Serikat.

Pada salah satu protes di ibu kota Swedia, Stockholm, sejumlah besar wanita berpakaian hitam berkumpul di alun-alun Sergels Torg untuk menyanyikan lagu-lagu dalam bahasa Bengali dan memegang plakat, menuntut pertanggungjawaban atas kejahatan dan keselamatan wanita India.


“Berita tentang kejahatan keji yang dilakukan terhadap seorang dokter muda yang sedang bertugas membuat kita semua mati rasa dan terkejut dengan kekejaman, kebrutalan, dan pengabaian terhadap kehidupan manusia,” kata Dipti Jain, seorang penyelenggara protes global, seperti dimuat Reuters.

Jain, yang sekarang menjadi warga negara Inggris dan alumni Calcutta National Medical College and Hospital, bulan lalu mengorganisir protes dokter wanita di Inggris.

Pada 9 Agustus, mayat seorang dokter berusia 31 tahun ditemukan di RG Kar Medical College and Hospital. Korban bernama Moumita ditemukan di ruang seminar setelah bekerja selama 36 jam.

Laporan otopsi mengungkapkan rincian yang mengerikan. Para dokter yang memeriksa laporan tersebut mengindikasikan bahwa sifat luka-luka tersebut menunjukkan kemungkinan pemerkosaan dengang banyak pelaku.

Sejumlah besar 150ml sperma ditemukan di tubuhnya, yang menyiratkan bahwa banyak pelaku mungkin terlibat.

Seorang tersangka telah ditangkap bersama dengan mantan kepala sekolah R.G. Kar Medical College tempat korban belajar.

Mahkamah Agung India telah menjadwalkan sidang berikutnya untuk kasus dokter muda yang terbunuh pada hari Senin (9/9).

Meskipun undang-undang yang lebih ketat diberlakukan setelah pemerkosaan dan pembunuhan brutal terhadap seorang mahasiswi berusia 23 tahun di dalam bus yang sedang melaju di New Delhi pada tahun 2012, para aktivis mengatakan kasus Kolkata menunjukkan bagaimana perempuan terus menderita kekerasan seksual.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya