Berita

Dua jet tempur F-16/AP

Dunia

Rumania Luncurkan Jet Tempur Respons Pelanggaran Rusia

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 09:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah pesawat nirawak atau drone memasuki wilayah Rumania pada Minggu malam (8/9), bersamaan dengan serangan udara Rusia di sekitar pelabuhan seberang Sungai Donau Ukraina.

Kementerian Pertahanan Nasional Rumania menyebut Rusia telah melakukan pelanggaran dengan menerbangkan drone ke wilayah udara mereka.

Sebagai respons, Rumania disebut telah mengerahkan dua jet tempur F-16 untuk melakukan pemantauan.


Warga di wilayah tenggara Rumania, Tulcea dan Constanta, diperingatkan untuk berlindung.

"Dari data yang ada, kemungkinan zona dampak di wilayah nasional teridentifikasi, di daerah tak berpenghuni dekat desa Periprava," ungkap kementerian tersebut, seperti dimuat Associated Press.

Menteri Pertahanan Latvia Andris Spruds di hari yang sama melaporkan bahwa drone Rusia jatuh sehari sebelumnya di dekat kota Rezekne, dan kemungkinan telah menyimpang ke Latvia dari negara tetangga Belarus.

Rezekne, rumah bagi lebih dari 25.000 orang, terletak sekitar 55 kilometer di sebelah barat Rusia dan sekitar 75 kilometer dari Belarus, sekutu dekat dan bergantung Kremlin.

Di Latvia, Presiden Edgars Rinkevics mengunggah di platform media sosial X bahwa pemerintahnya mengupayakan tanggapan NATO bersama.

“Jumlah insiden semacam itu meningkat di sepanjang sisi Timur NATO dan kita harus mengatasinya secara kolektif,” tulis Rinkevics.

Militer Latvia pada Minggu (8/9) juga mengatakan tidak ada indikasi bahwa Moskow atau Minsk dengan sengaja mengirim pesawat nirawak ke negara itu.

Meskipun serangan ke wilayah udara Latvia tampak sebagai insiden langka, Rumania telah mengonfirmasi adanya serpihan drone di wilayahnya pada Juli lalu.

Sejak melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada awal tahun 2022, militer Rusia telah berulang kali menggunakan rudal untuk menghancurkan sasaran sipil, terkadang menewaskan banyak orang dalam satu serangan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya