Berita

Sidang Umum ke-7 Kongres Uighur Dunia (WUC) di Praha, Republik Ceko, 12-14 November 2021./UyghurCongress.org

Dunia

Kongres Uighur Dunia Kecam Taktik Fitnah Tiongkok

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 04:31 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kongres Uighur Dunia (WUC) mengecam kampanye ancaman, disinformasi, dan taktik fitnah yang dilakukan Tiongkok untuk para pemimpin organisasi itu. WUC didirikan pada 16 April 2004 untuk mempromosikan demokrasi, HAM, dan kemerdekaan rakyat Uighur. Kantor pusatnya berada di Munich, Jerman.

WUC dan para pemimpinnya telah menjadi sasaran kampanye informasi palsu dan serangan karakter yang disengaja, yang dilakukan oleh sumber-sumber anonim melalui video dan berbagai unggahan.

“WUC dengan tegas mengecam taktik fitnah ini dan ancaman terus-menerus yang ditujukan kepada para pemimpin dan stafnya,” tulis WUC dalam sebuah pernyataan.


Mereka juga menyatakan “sangat meresahkan” bahwa kampanye ini mencakup upaya untuk mengintimidasi dan mencoreng reputasi pribadi para pemimpin WUC dan stafnya.

“Kampanye fitnah tersebut secara khusus menargetkan anggota staf dan pimpinan, termasuk presiden sementara WUC, Dr. Erkin Ekrem, Wakil Presiden Perhat Muhammed, dan anggota staf Erkin Zunun, Ekber Tursun, Iptihar Abdureshit, dan Zumretay Arkin.

Serangan-serangan ini telah menggunakan kehidupan pribadi mereka untuk menyebarkan disinformasi, merusak kredibilitas dan reputasi mereka di dalam dan di luar komunitas, dan menempatkan mereka pada risiko serangan. Sebuah paket mencurigakan juga dikirim ke kediaman pribadi seorang anggota staf.

Kelompok hak asasi manusia itu lebih lanjut menyoroti bahwa anggota mereka telah berulang kali menerima permintaan yang meragukan untuk memberikan informasi pribadi tentang Tn. Dolkun Isa dengan imbalan kompensasi finansial.

Dinyatakan bahwa beberapa individu anonim, yang mengaku mewakili WUC, telah mengirim pesan-pesan yang mengancam kepada para cendekiawan yang telah menandatangani surat bersama yang menentang pelecehan.

“Individu-individu anonim ini tidak berbicara atas nama WUC. Organisasi itu dengan tegas menolak segala ancaman yang dibuat terhadap individu, terutama untuk mengekspresikan pendapat mereka, dan menyerukan tanggapan yang hati-hati ketika seseorang mengaku berbicara atas nama WUC di luar saluran resmi,” tambahnya.

WUC lebih lanjut menyatakan bahwa pemerintah Tiongkok telah lama berusaha membungkam aktivis dan kritikus hak asasi manusia Uighur dengan mengarang kebohongan dan melakukan kampanye kotor, seraya menambahkan bahwa serangan-serangan semacam itu dapat “berbahaya” dan melemahkan seluruh gerakan.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa WUC akan terus memantau insiden ini dan berusaha menjaga lingkungan kerja yang aman bagi semua orang. Pernyataan tersebut juga meminta semua pihak untuk menghindari penyerangan atau pelecehan terhadap karyawan, anggota, dan individu lain yang terlibat.

“WUC tetap teguh dalam misi dan dedikasinya terhadap hak asasi manusia masyarakat Uighur dan tidak akan patah semangat dalam upayanya,” tambah kelompok hak asasi tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya