Berita

Ilustrasi/RMOL

Otomotif

Penjualan Menurun, Toyota Turunkan Target Produksi Mobil Listrik

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Toyota Motor Jepang telah memangkas rencana produksi kendaraan listriknya untuk tahun 2026 hingga sepertiga. 

Langkah ini menjadikan Toyota sebagai produsen mobil terbaru yang membatalkan rencana mobil listrik karena momentum penjualan kendaraan listrik menurun.

Dikutip dari Nikkei, Senin (9/9), saat ini produsen mobil terbesar di dunia itu berencana untuk memproduksi 1 juta kendaraan listrik pada tahun 2026. Sebelumnya, target penjualan yang diumumkan perusahaan adalah sebesar 1,5 juta


Meski telah diturunkan, target tersebut dinilai sangat ambisius, karena tahun lalu Toyota hanya bisa menjual sekitar 104.000 kendaraan listrik. Kendaraan listrik saat ini menyumbang sekitar 1 persen dari penjualan globalnya.

Belum ada komentar resmi dari Toyota. 

Sebelumnya, produsen mobil Swedia Volvo Cars mengumumkan akan membatalkan targetnya untuk sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik pada tahun 2030, dengan mengatakan bahwa mereka berharap masih akan menawarkan beberapa model hibrida dalam jajaran produknya pada saat itu.

Di AS, Ford, General Motors, dan produsen mobil lainnya telah menunda atau membatalkan model listrik baru untuk menghindari pengeluaran besar pada kendaraan yang tidak dibeli konsumen secepat yang diantisipasi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya