Berita

Jurubicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto/RMOL

Politik

Tidak Diam dan Ikut Kumpulkan Informasi, KPK Harap Rocky Gerung Buat Laporan Soal Gibran

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 19:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meski tetap ikut kumpulkan informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Rocky Gerung dapat membuat laporan soal dugaan korupsi anaknya Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu disampaikan Jurubicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto saat ditanya soal pernyataan Rocky Gerung yang mengaku mendengar langsung pengajuan Gibran yang sering didatangi para menteri setiap Sabtu untuk memberikan uang.

"Tentunya KPK bekerja berdasarkan prosedur dan kerangka hukum. Bila ada masyarakat yang mengetahui adanya tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh penyelenggara negara maupun pegawai negeri, kami mengimbau dan mempersilakan masyarakat dapat menyampaikan ke KPK membuat laporan, sehingga apa yang disangkakan bisa jelas nanti ditelusuri, dan tidak menjadi fitnah atau hoax," kata Tessa seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/9).


Tessa menjelaskan, Rocky Gerung tidak perlu langsung datang ke KPK. Mengingat, laporan juga bisa disampaikan melalui website KPK 

"Secara prosedur bahan itu bisa dikumpulkan melalui open source, tetapi perlu ada orang yang melaporkan, jadi perlu ada inisial report lah, tapi atas dugaan-dugaan tersebut KPK tidak diam saja, tetap mengumpulkan. Jadi begitu ada laporan yang masuk tentunya bisa lebih cepat jalannya," pungkas Tessa.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya