Berita

Donald Trump/Reuters

Dunia

Trump Tersinggung Putin Dukung Harris

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 15:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam acara kampanye di Wisconsin, mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap kemarahannya atas keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin yang baru-baru ini mendukung pesaingnya, Kamala Harris.

Trump dengan nada bercanda mengatakan bahwa ia sangat tersinggung dengan dukungan tersebut, mengingat dirinya cukup dekat dengan Putin.

"Saya kenal Putin, saya kenal baik dengannya. Beberapa hari lalu ia mendukung Kamala. Ia mendukung Kamala, saya sangat tersinggung dengan itu," ujar Trump, seperti dimuat AFP pada Minggu (8/9).


Mantan Presiden itu juga menegaskan kembali keyakinannya bahwa perang di Ukraina tidak akan terjadi jika saja lima tahun lalu di menjabat.

Pemilihan presiden AS mendatang ditetapkan pada 5 November, dengan Harris mewakili Partai Demokrat dan Trump mewakili Partai Republik.

Putin lebih memilih Harris daripada Trump dalam pemilihan AS mendatang

Berbicara kepada hadirin di Vladivostok, Putin mengatakan bahwa ia mengagumi "tawa menular" Harris dan menghormati dukungan Presiden Joe Biden terhadap penggantinya.

Putin juga mengisyaratkan bahwa pandangan optimis Harris dapat menyebabkan pengurangan sanksi terhadap Rusia dibandingkan dengan mantan Presiden Donald Trump, yang memberlakukan banyak sanksi terhadap Moskow selama masa jabatannya.

Terlepas dari pernyataannya, Putin menegaskan kembali bahwa keputusan akhir ada di tangan pemilih Amerika, dan Rusia akan menghormati hasil pemilu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya