Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Joko Widodo/Net

Politik

Gugatan Kader Banteng ke Megawati Diduga Hasil Manuver Istana

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 11:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gugatan kader banteng terhadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), disinyalir sebagai manuver istana untuk melemahkan posisi partai berlambang banteng moncong putih.

"Iya, indikasinya begitu. Ada upaya untuk makin melemahkan banteng. Salah satunya dengan mengambil celah sudah habisnya masa kepengurusan DPP PDIP," kata analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada RMOL di Jakarta, Minggu (8/9).

Jamiluddin berpendapat, jika upaya melemahkan banteng lewat gugatan itu disetujui majelis hakim PN Jakarta Pusat, maka peluang PDIP untuk ikut dalam kontestasi Pilkada 2024 tertutup.


"Kalau upaya itu berhasil, maka PDIP tidak punya jagoan untuk memenangkan Pilkada. Padahal, memiliki pimpinan di daerah dapat memperkuat PDIP untuk Pilpres 2024," jelasnya.

Menurutnya, apabila PDIP tidak punya lagi pejabat daerah karena tak bisa mengusung calon, maka kekuatan PDIP di daerah menjadi relatif lumpuh.

"Hal ini tentunya akan mempengaruhi kekuatan PDIP secara nasional," tandas Jamiluddin.

Sebelumnya, sejumlah kader PDIP melayangkan gugatan dengan nomor perkara 540/Pdt.G/2024/PN.Jk.Pst, pada 5 September 2024 ke PN Jakpus.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya