Berita

Pejuang hak muslimah Jerman, Marwa Al Sharbeni.

Dunia

Jamaah Islamiah Minta Pemerintah Pastikan Hak Berhijab

SABTU, 07 SEPTEMBER 2024 | 07:24 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Jamaah Islamiah pemerintah memastikan perlindungan hak mengenakan hijab bagi wanita yang bekerja di berbagai sektor.

Permintaan ini disampaikan sayap perempuan Jamaah Islamiah Karachi dalam pawai yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Hijab Internasiona, (Rabu, 5/9). 

"Pemerintah harus memastikan hak-hak yang semestinya bagi para wanita pekerja," tuntut Ketua JI Karachi Monem Zafar dalam pawai tersebut. 


Mengenang Marwa Al Sharbeni, seorang wanita Muslim yang dibunuh oleh pengadilan Jerman karena mengenakan hijab, Monem memberi penghormatan kepadanya dan menyoroti latar belakang hari tersebut.

"Hijab adalah simbol kesopanan dan kebebasan bagi para wanita," katanya bahwa elit penguasa yang berkuasa di negara tersebut menyebarkan hak-hak wanita hanya sebagai agenda untuk mengamankan keuntungan politik.

Elit penguasa ini, katanya, selalu gagal memenuhi janjinya. Pemimpin JI juga mengecam negara-negara Barat atas undang-undang yang mendiskriminasi perempuan atas dasar jilbab.

Pimpinan sayap perempuan JI, Javedan Faheem berjanji akan melanjutkan perjuangan Marwa Al Sharbeni untuk hak-hak perempuan di masyarakat. Ia menyebut jilbab bukan hanya "simbol" peradaban Muslim tetapi juga salah satu hak "utama" perempuan di seluruh dunia.

Dengan menjaga jilbab dan kesopanan, ia berharap bahwa perempuan, yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat, akan terus berkontribusi untuk pembangunan bangsa.

Pimpinan sayap perempuan JI, termasuk Azra Jamil, Farah Imran, Shiba Tahir, Samia Asim, Shabana Naeem, Samia Aslam, Humera Aman, Fariha Mubarak, Alia Shameem, Saima Iftikhar, Samreen Ahmed dan lainnya juga memeriahkan acara tersebut dengan kehadiran mereka.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya