Berita

Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, hadir dalam perayaan 100 tahun Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Gedung KWI, Menteng/Ist

Dunia

Tanpa Jarak, Paus Fransiskus Peluk dan Salami Para Penyandang Disabilitas di KWI

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2024 | 09:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, hadir dalam perayaan 100 tahun Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Gedung KWI, Menteng, pada Kamis (5/9).

Dalam perayaan tersebut Paus memuji KWI karena menggelar acara tanpa selebrasi. 

"Sangatlah tepat bahwa para uskup Indonesia memilih untuk merayakan 100 tahun berdirinya Konferensi Waligereja bersama-sama Anda semua," kata Paus Fransiskus di Aula Henry Soetio Gedung KWI, Jakarta Pusat.


Dalam acara tersebut, Paus bertemu dengan penyandang disabilitas hingga masyarakat miskin serta penerima manfaat organisasi amal.

Paus meminta penyandang disabilitas menyadari ada banyak orang baik di sekelilingnya dan perlu untuk selalu menjaga harapan.

Paus juga mengatakan tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri karena semua orang membutuhkan satu sama lain.

Sementara itu, Ketua KWI Antonius Subianto mengaku memang tidak melakukan perayaan dan hanya berfokus pada pelayanan.

"Kita fokus pada pelayanan kepada orang-orang yang berada di daerah pinggiran, baik pinggiran secara geografis maupun pinggiran secara psikologis. Bapak Paus sangat menyambut peristiwa ini, karena beliau selalu berbela rasa dan memperhatikan, dan mengajak kita untuk selalu melayani orang-orang di pinggiran," kata Antonius yang juga Uskup Bandung.

Dengan kehadiran saudara-saudari disabilitas, Antonius mengajak para umat turut memaknainya dengan berbela rasa.

"Gereja, sepantasnya kita semua yang diberi karunia lebih beruntung daripada mereka janganlah pernah meninggalkan mereka. Di mana Allah tidak pernah meninggalkan kita, selalu berbela rasa dengan kita, maka kita pun diajak untuk berbela rasa," kata Antonius.

Di akhir kunjungan, Paus menyalami para saudara-saudari penyandang disabilitas, mereka pun membalas dengan mencium tangan serta memeluk Paus Fransiskus.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya