Berita

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep saat bertandang ke Kantor DPP PSI, Jakarta, Rabu (4/9)/Repro

Politik

Jangan Gampang Terpancing Narasi Negatif Menyasar Pemimpin Negara

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 16:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Publik diimbau tidak mudah terpancing dengan beredarnya narasi negatif dan provokatif yang menyasar Kepala Negara beserta keluarganya.

Hal ini ditegaskan Sekjen PSI, Raja Juli Antoni berkaitan putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep yang dituding hilang setelah viral menggunakan pesawat jet pribadi ke Amerika Serikat.

Raja Juli menegaskan, anggapan Kaesang menghilang terbantahkan dengan kehadirannya di Kantor DPP PSI, Jakarta pada Rabu (4/9) kemarin.


"Mas Kaesang sudah berada di Jakarta sejak tanggal 28 Agustus 2024 pagi. Siangnya langsung bergabung di DPP PSI, Jakarta Pusat," kata Raja Juli dikutip Kamis (5/9).

PSI juga membantah perjalanan Kaesang ke AS menggunakan jet pribadi dimaknai sebagai wujud gratifikasi. PSI berdalih, Kaesang bukan penyelenggara negara dan pejabat publik.

Status Kaesang ini juga diamini Anggota Komisi III DPR, Benny K Harman. Menurutnya, Kaesang tidak perlu memberi klarifikasi kepada KPK soal penggunaan jet pribadi karena bukan penyelenggara negara.

“Kaesang itu sampai saat ini tidak dalam status sebagai penyelenggara negara atau pejabat negara. Dia adalah orang swasta,” tambah Benny Harman.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya