Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Biro Pers Sekretariat Presiden

Politik

Puan Maharani: Kunjungan Paus Fransiskus Momen Perkuat Toleransi

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 06:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kedatangan Paus Fransiskus merupakan momen penting dan penuh makna untuk kedamaian serta toleransi antarumat beragama.

Demikian disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang turut menghadiri pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Pemimpin Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/9). 

"Sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami Indonesia mendapat kunjungan Bapa Suci. Ini merupakan momen yang sangat penting dan penuh makna, terutama dalam konteks memperkuat kerukunan antarumat beragama," ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/9).


"Kunjungan Paus Fransiskus menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai kemanusiaan yang harus selalu kita junjung tinggi, apalagi di tengah dinamika global yang penuh tantangan dan perang di berbagai belahan dunia," sambungnya.

Ketua DPP PDIP ini menilai, kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia menjadi bukti pengakuan dunia internasional terhadap komitmen Indonesia dalam mempromosikan kerukunan dan perdamaian. Khususnya di tengah masyarakat yang multikultural.

"Indonesia sebagai salah satu negara Muslim terbesar telah lama dikenal sebagai bangsa yang mampu hidup rukun di tengah keanekaragaman agama, suku, dan budaya. Hal tersebut tadi juga sempat disampaikan oleh Bapak Suci," tuturnya.

Puan juga menyoroti kedatangan Paus Fransiskus yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat Indonesia. Sejak kedatangan Paus Fransiskus di Bandara Soekarno Hatta hingga di beberapa titik jalan Ibu Kota.

Paus Fransiskus pun tampak membalas lambaian tangan masyarakat yang menyambut kedatangannya. Berbagai tokoh dan elemen masyarakat juga memberikan ucapan selamat datang dan menyambut gembira kedatangan Paus Fransiskus.

"Ini menjadi bukti masyarakat Indonesia menjunjung tinggi toleransi, yang terlihat bagaimana warga dari berbagai agama, suku, dan budaya, sukacita menyambut kedatangan Paus Fransiskus," papar Puan.

Karena itu Puan berharap kunjungan Paus Fransiskus akan semakin memperkuat dialog lintas agama. Serta menjadikan simbol perekat persaudaraan dan toleransi.

"Marilah kita jadikan momen bersejarah ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga dan merawat kebersamaan kita sebagai bangsa yang besar dan beragam," ucap Puan.

"Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi demokrasi, perdamaian dan toleransi," demikian Puan Maharani.

Pertemuan di Istana Negara adalah kali kedua bagi Puan Maharani bertemu langsung dengan Paus Fransiskus. Sebelumnya Puan mendampingi Presiden ke-5 RI yang juga ibundanya, Megawati Soekarnoputri, saat beraudiensi khusus dengan Paus Fransiskus di Istana Kepausan, Vatikan, pada 18 Desember 2023.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya