Berita

Walikota Medan Bobby Nasution/Ist

Politik

Politikus Demokrat Bilang KPK Bisa Periksa Bobby soal Jet Pribadi

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 17:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa memanggil Walikota Medan Bobby Nasution untuk mengklarifikasi dugaan gratifikasi penggunaan pesawat privat pribadi. Sebab menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu merupakan penyelenggara negara. 

Hal ini berbeda dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep yang bukan penyelenggara negara. 

Pendapat tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPR RI fraksi Partai Demokrat Benny K Harman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/9).  


“Kalau dia (Bobby Nasution) bisa (dipanggil untuk klarifikasi oleh KPK),” kata Benny. 

Namun demikian, Waketum Partai Demokrat ini menilai wajar jika penyelenggara negara seperti Bobby menggunakan pesawat jet pribadi. Pasalnya, tidak sedikit juga anggota DPR RI pun menggunakan pesawat jet pribadi.  

“Kan banyak juga anggota DPR naik privat jer toh ya kan,” kata Benny.

Atas dasar itu, Benny meminta para penegak hukum untuk melakukan kerja-kerja penegakan hukum dengan adil tanpa tendensi apapun. 

“Jadi, kita tuh menegakkan hukum itu secara adil lah, jangan karena gak suka dengan Jokowi. Ada aturannya, ini bukan soal suka tidak suka, kecewa tidak kecewa, janganlah krn kecewa dgn Jokowi bikin sesuatu, semua ada aturannya,” kata Benny. 

“Kalau memang ada dugaan ada indikasi penyalahgunaan kekuasaan ya itu silakan saja, gak ada yang harus dipersoalkan di situ,” demikian Benny.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya