Berita

Aulia Rachman/RMOLSumut

Politik

Aulia Rachman Batal Maju Pilkada Medan karena Permintaan PKS ‘Di Luar Nurul’

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 20:56 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman batal maju di Pilkada Medan 2024 karena tidak sanggup memenuhi permintaan partai pengusungnya, yakni PKS.

Aulia awalnya sempat didukung PSI, Demokrat, dan PKS. Belakangan, PSI dan Demokrat mengalihkan dukungan kepada pasangan Rico Waas-Zakiyuddin Harahap.

Harapan Aulia untuk maju di Pilkada Medan 2024 masih ada lewat kendaraan PKS. Namun nyatanya, PKS menuntut permintaan yang tidak bisa dipenuhi hingga Aulia memutuskan mundur dari pencalonan.


"Kalau bahasa anak muda sekarang, permintaan PKS 'di luar nurul'. Jadi, kita enggak bisa berbuat banyak dan bahasa terakhirnya 'yang sabar ya dek’,” katanya saat bertemu dengan awak media di Warkop Incek Budi, Jalan H Agus Salim, Medan, Senin (2/9).

Akan tetapi, Aulia enggan menjabarkan secara gamblang permintaan PKS yang tidak bisa ia penuhi. Ia beralasan, tidak ingin menyalahkan siapa pun dalam dinamika politik seperti itu.

“Jadi kita tidak mau menyalahkan, tidak ada yang salah tapi setidaknya ini menjadi sebuah catatan pribadi saya. Yakinlah ini semua ada hikmahnya," sebutnya.

Aulia juga menyadari bahwa ada kepentingan besar yang mendasari keputusan-keputusan tersebut sehingga tidak mau sepenuhnya menyalahkan partai politik.

"Karena ada kepentingan besar di balik itu, kita tidak bisa menyalahkan partai yang sudah memberi dukungan dan tiba-tiba menarik dukungan," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya