Berita

Anwar Ali.

Olahraga

Ini Kisah Anwar Ali, Pemain Sepakbola Termahal dari India

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 00:55 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Namanya Anwar Ali. Pemain sepakbola berusia 24 tahun ini memulai karier di Minerva Football Academy Chandigarh dan telah membuktikan dirinya sebagai pesepakbola termahal di negaranya. 

Namun, kisah hidup Anwar tidaklah mudah.

Ayah Anwar bekerja sebagai buruh di Arab Saudi dan ibunya menambah penghasilan keluarga dengan bekerja sebagai buruh tani. Ketika Anwar berpikir untuk menjadikan sepak bola sebagai kariernya, ia ditemukan menderita penyakit jantung serius yang disebut hiperkardiomiopati apikal.


Meskipun demikian, Anwar bertekad untuk bermain sepak bola dan ia ingin bermain meskipun berisiko. Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) tidak mengizinkannya bermain dan Anwar mendatangi pengadilan dan memperjuangkan hak untuk bermain sepakbola.

Anwar memenangkan kasus hukum terhadap AIFA di Pengadilan Tinggi Delhi. Ia mengakhiri perjanjian pinjaman empat tahunnya dengan Mohun Bagan setelah hanya satu tahun, pada 9 Juli 2024, dan menandatangani kontrak dengan East Bengal keesokan harinya.

Komite Status Pemain (PSC) menyebut pemutusan kontrak itu tidak adil. Namun, mereka mengeluarkan Sertifikat Tanpa Keberatan (NOC) kepada Anwar Ali yang memungkinkannya menyelesaikan transfernya dari Delhi FC ke East Bengal pada 12 Agustus.

Seperti yang diungkapkan oleh Khel Now pada 12 Agustus, Anwar Ali menandatangani kontrak lima tahun dengan East Bengal, di mana ia akan membayar biaya transfer sebesar Rs 2,5 crore kepada Delhi FC. Beberapa laporan yang belum dikonfirmasi tentang paket gaji Anwar Ali telah beredar. Namun, sebuah sumber mengungkapkan bahwa Anwar Ali akan menerima Rs 24 crore dari East Bengal selama lima tahun, termasuk 1 juta dolar AS sebagai bonus loyalitas.

Sesuai perjanjian antara Anwar Ali dan East Bengal, ia akan dibayar total 2,8 juta dolar AS antara tahun 2024 dan 2029, yang juga termasuk bonus loyalitas sebesar 476 ribu dolar AS dan 535 ribu dolar AS pada akhir musim 2027-28 dan 2028-29.

Seorang ahli hukum mengemukakan bahwa struktur pembayaran seperti itu tampaknya dirancang untuk mengurangi gaji yang seharusnya untuk tujuan kompensasi, karena bonus loyalitas yang besar seperti itu jarang terjadi di sepak bola India.

Pada akhir kontrak lima tahunnya, Anwar Ali akan menjadi pemain sepak bola dengan bayaran tertinggi di India, dengan penghasilan rata-rata 571 ribu dolar AS per tahun.

East Bengal menginvestasikan 3,1 juta dolar AS untuk Anwar Ali, dan para penggemar mereka berharap ia akan memberikan stabilitas yang solid di lini pertahanan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya