Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara KTT IAF di Bali/Ist

Presisi

PP Himmah Apresiasi Polri Sukses Kawal KTT IAF II di Bali

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 17:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP Himma) mengapresiasi keberhasilan Polri dalam melakukan pengamanan kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP) tahun 2024 di Bali.

Kegiatan bertaraf Internasional itu digelar pada 1-3 September 2024 di Nusa Dua Bali dengan menghadirkan tamu kehormatan dari berbagai negara yang sukses dilaksanakan.

"Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Polri dan TNI dalam melakukan pengamanan kegiatan KTT IAF ke-2 di Bali sangat kita apresiasi," kata Ketua Umum PP Himmah, Abdul Razak Nasution kepada RMOL, Selasa (3/9).


Menurut Razak, keberhasilan itu dikarenakan selama ini Polri dan TNI terus bersinergi, mulai dari perencanaan, sampai kegiatan terlaksana dalam upaya memberikan pengaman yang terbaik.

"Pastinya ini sangat membanggakan kita sebagai warga negara Indonesia, di mata dunia Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang aman dan nyaman dalam kegiatan Internasional,” ungkap dia. 

“Kita harus berterima kasih kepada Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di bawah kepemimpinannya, sukses dan maksimal dalam memberikan pengamanan di berbagai acara internasional selain KTT Asia Afrika ini. Ketika iklim kondusif akan berdampak baik bagi kemajuan bangsa Indonesia," jelas Razak.

Dalam kesempatan ini, Razak pun menyampaikan apresiasinya kepada Kapolri karena melakukan berbagai ikhtiar dalam upaya untuk mengawal dan menghantarkan Pilkada serentak aman sejuk dan damai di seluruh penjuru Indonesia.

"Bapak Kapolri telah membentuk Nusantara Cooling System (NCS) yang resmi diaktifkan pada 11 September 2023. Sesuai dengan surat perintah yang dikeluarkan pada 25 Agustus 2023 lalu yang dipimpin Irjen Asep Edi Suheri yang bertujuan menyukseskan Pilkada serentak se-Indonesia pada 27 November 2024 yang akan datang," tuturnya.

Menurut Razak, gagasan Polri itu sangat efektif dan keren yang mengantisipasi dan meminimalisir isu-isu provokatif SARA.

"Diketahui, operasi NCS bertujuan untuk meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang SARA, baik yang terjadi di tengah masyarakat maupun di ruang siber, dengan mengutamakan preemtif dan preventif," pungkas Razak.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya