Berita

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Dunia

Singapura dan India Jalin Kerjasama Semikonduktor

SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 | 23:26 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

India dan Singapura direncanakan memperkuat kerjasama di bidang semikonduktor. Perjanjian mengenai hal itu akan ditandatangani dalam kunjungan Perdana Menteri Modi ke Singapura yang dijadwalkan berlangsung pada 4 dan 5 September. Di dalam kunjungan itu Perdana Menteri Modi dijadwalkan bertemu Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam dan Perdana Menteri Lawrence Wong.

Perjanjian semikonduktor dengan Singapura ini dilakukan setelah India memperkuat kolaborasi di sektor semikonduktor dengan mitra global, termasuk AS, Taiwan, UE, dan lainnya.

Dengan AS, inisiatif telah terlihat, seperti kolaborasi antara Universitas Purdue dan Misi Semikonduktor India. Dengan Taiwan, kemitraan antara Tata Electronics dan Powerchip Semiconductor Manufacturing Corporation (PSMC) Taiwan telah menghasilkan terciptanya pabrik semikonduktor komersial pertama India di Dholera, Gujarat.


Seperti dikutip dari WION, kerjasama India dengan UE mencakup Nota Kesepahaman tentang Pengaturan Kerja untuk Ekosistem Semikonduktor di bawah kerangka Dewan Perdagangan dan Teknologi UE-India. New Delhi juga menjajaki kerja sama dengan Jepang untuk memajukan teknologi seperti semikonduktor, yang bertujuan membangun rantai pasokan yang tangguh.

Selain semikonduktor, MoU yang diharapkan akan ditandatangani dalam kunjungan ke Singapura juga meliputi Pelatihan Keterampilan, Kesehatan/Kedokteran, dan Kolaborasi Digital.

Juga disebutkan, investasi akan menjadi fokus utama kunjungan tersebut. Singapura telah diundang oleh pemerintah India untuk berinvestasi di 12 kawasan industri yang diumumkan minggu lalu. Kota Singapura, yang dikenal sebagai pusat keuangan dunia, dapat mengirim tim ke India untuk melihat proyek dan berinvestasi. Singapura adalah investor asing utama India dan telah menyumbang sekitar 23 persen dari arus masuk ekuitas FDI India sejak tahun 2000.

Kunjungan terakhir PM Modi ke Singapura adalah pada tahun 2018. 

Menjelang kunjungan tersebut, empat menteri India, Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman, Menteri Luar Negeri Dr S Jaishankar, Menteri Perdagangan Piyush Goyal, dan Menteri TI Ashwini Vaishnaw, berada di Singapura pada tanggal 26 Agustus untuk menghadiri pertemuan tingkat menteri India-Singapura ke-2.

Pertemuan tingkat menteri tersebut membahas beberapa bidang seperti Digitalisasi, Pengembangan Keterampilan, Keberlanjutan, Kesehatan & Kedokteran, Manufaktur Canggih, dan Konektivitas. Para menteri India tersebut bergabung dengan rekan-rekan mereka dari Singapura—Wakil PM dan Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, dan Menteri Dalam Negeri K Shanmugam.

Menteri Singapura lainnya yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Josephine Teo, Menteri Pengembangan Digital dan Informasi serta Menteri Dalam Negeri Kedua, Dr. Tan See Leng, Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Perdagangan dan Industri Kedua, dan Chee Hong Tat, Menteri Transportasi dan Menteri Keuangan Kedua.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya