Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Willem Wandik Bersama Pasangannya Unggul Jauh dari Pesaing Pilkada Papua Tengah

SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 | 15:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Setelah mendaftar ke KPU Provinsi Papua Tengah, elektabilitas pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Willem Wandik-Aloysius Giyai unggul jauh dari pesaingnya.

Dalam survei terbaru Laboratorium Suara Indonesia (LSI) yang dipaparkan Direktur Eksekutif LSI Albertinus Dino, elektabilitas Willem Wandik-Aloysius Giyai mencapai 60,7%.

"Di urutan selanjutnya berturut-turut pasangan Meki Nawipa-Denas Geley dipilih sebanyak 12,2 persen, Natalis Tabuni-Titus Natkime dipilih sebanyak 10,6 persen, John Wempi Wetipo-Ausilius Youw dipilih sebanyak 8,1 persen," ujar Dino dalam keterangannya, Senin (2/9).


Sementara, kata Dino, sebanyak 8,4 persen responden belum menentukan pilihan.

Dino menyatakan, tingginya tingkat keterpilihan pasangan Willem Wandik-Aloysius Giyai memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat popularitas dan akseptabilitas antar paslon.

"Hasil survei mencatat Willem Wandik-Giyai dikenal oleh 89,9 persen responden di Papua Tengah dan disukai oleh 91,3 persen dari yang mengenal namanya," beber Dino.

Sedangkan dari pasangan Meky Nawipa-Denas Geley dikenal oleh 40,4 persen dan disukai oleh 32,2 persen.

Kemudian, pasangan Natalis Tabuni-Titus Natkime dikenal oleh 30,8 persen warga dan disukai oleh 29,9 persen dari yang mengenalnya.

"Pasangan lain John Wempi Wetipo-Ausilius Youw dikenal oleh 51,7 persen warga dan disukai oleh 26,8 persen dari yang mengenalnya," demikian Dino.

Survei LSI dilakukan pada tanggal 24 Agustus-1 September 2024 menggunakan sampel sebanyak 1.200 responden. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling.

Margin of error dari survei ini adalah +/-2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya