Berita

Helikopter Mi-8/Moskow Times

Dunia

Helikopter Berisi Turis Asing Hilang di Kamchatka Rusia

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 11:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah helikopter berjenis Mi-8 yang membawa 22 orang penumpang dilaporkan menghilang di Semenanjung Kamchatka, Rusia pada Sabtu (31/8) waktu setempat.

Gubernur Kamchatka Vladimir Solodov dalam sebuah unggahan video di Telegram mengatakan bahwa helikopter itu membawa 19 penumpang yang merupakan turis asing.

"Hari ini sekitar pukul 16.15 (waktu setempat) komunikasi terputus dengan helikopter Mi-8 yang membawa 22 orang di dalamnya, 19 penumpang dan tiga awak," ungkap Solodov, seperti dimuat AFP.


Tim penyelamat dengan helikopter telah melakukan pencarian hingga larut malam, dengan fokus pada lembah sungai yang dilalui Mi-8.

Mi-8 adalah helikopter militer rancangan Soviet yang banyak digunakan untuk transportasi di Rusia.

Helikopter yang hilang itu telah menjemput wisatawan asing di dekat gunung berapi kuno Vachkazhets di daerah indah di semenanjung yang terkenal dengan lanskap alam liar dan gunung berapi aktifnya.

Laporan kantor berita Rusia, TASS mengatakan bahwa helikopter itu menghilang dari radar segera setelah lepas landas dan kru tidak melaporkan adanya masalah.

Layanan cuaca setempat mengatakan, di waktu kejadian jarak pandang di area bandara buruk.

Kecelakaan yang melibatkan pesawat dan helikopter sangat sering terjadi di wilayah timur jauh Rusia, yang jarang penduduknya dan sering kali mengalami cuaca buruk.

Pada bulan Agustus 2021, sebuah helikopter Mi-8 dengan 16 orang di dalamnya termasuk 13 wisatawan jatuh ke sebuah danau di Kamchatka karena jarak pandang yang buruk, menewaskan delapan orang.

Pada bulan Juli tahun yang sama, sebuah pesawat jatuh saat hendak mendarat di semenanjung, dengan 22 penumpang dan 6 awak di dalamnya, semuanya tewas.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya