Berita

Seorang anak Palestina divaksinasi polio, di tengah konflik Israel-Hamas, di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, pada Sabtu, 31 Agustus 2024/CNA

Dunia

Program Vaksinasi Polio Gaza Berlangsung Tanpa Gencatan Senjata

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 10:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Program vaksinasi pencegahan polio di kalangan anak-anak Gaza terhambat oleh serangan militer Israel yang masih berlanjut di wilayah tersebut. 

Wakil Menteri Kesehatan Gaza, Yousef Abu al Rish menilai gencatan senjata perlu diberlakukan karena mereka kesulitan menjangkau wilayah rentan polio karena khawatir diserang Israel. 

"Harus ada gencatan senjata agar tim dapat menjangkau semua orang yang menjadi sasaran kampanye ini,” tegasnya, seperti dimuat Associated Press pada Minggu (1/9). 


Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan mengatakan pihaknya hanya mengizinkan jeda kemanusiaan untuk mengamankan vaksinasi polio selama delapan jam hingga 9 September mendatang.

Mereka menegaskan bahwa keputusan itu bukan gencatan senjata, sehingga memungkinkan tentara Israel melanjutkan operasi militer di wilayah lainnya di Gaza. 

Kampanye vaksinasi dilakukan setelah kasus polio pertama dalam 25 tahun di Gaza ditemukan bulan ini.

Dokter menyimpulkan bahwa seorang bayi berusia 10 bulan lumpuh sebagian akibat jenis virus yang bermutasi setelah tidak divaksinasi karena perang. 

Kebanyakan orang yang terjangkit penyakit ini tidak mengalami gejala dan mereka yang mengalaminya biasanya pulih dalam seminggu atau lebih jika obat tersedia.

Perang Israel di Gaza, yang kini memasuki hari ke-330, telah menewaskan sedikitnya 40.691 warga Palestina, kebanyakan wanita dan anak-anak dan melukai lebih dari 94.060 lainnya. 

Kementerian mengatakan rumah sakit menerima 89 korban tewas pada hari Sabtu (31/8), termasuk 26 orang yang meninggal dalam pemboman Israel semalam, dan 205 korban luka salah satu penghitungan harian tertinggi dalam beberapa bulan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya