Berita

Aktivitas Wisata Cycling Tour di kawasan Candi Borobudur/Ist

Nusantara

Gandeng Atourin, Kemenparekraf Kenalkan Desa Wisata di Kawasan Borobudur

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 03:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam hal ini Direktorat Pemasaran Pariwisata Nusantara berkolaborasi dengan PT. Atourin Teknologi Nusantara (Atourin) menyelenggarakan kegiatan Perjalanan Wisata Pengenalan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur,
 
Kegiatan yang berlangsung pada 27-29 Agustus 2024 ini diikuti oleh perwakilan content creator, travel agent/tour operator (TA/TO) dan media yang berkolaborasi untuk mempromosikan desa wisata di Kawasan DPSP Borobudur sebagai destinasi wisata tematik berkelas dunia. 

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ajang sinergi antara desa wisata dan komunitas dengan para peserta kegiatan.
 

 
Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Dwi Marhen Yono menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan paket wisata dari desa wisata di kawasan Borobudur.

“Kegiatan ini juga meningkatkan sinergitas pelaku pariwisata di kawasan Borobudur, khususnya untuk meningkatkan pemasaran paket wisata desa wisata secara digital melalui platform Atourin. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata ke Borobudur, serta sebagai dukungan terhadap program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dan upaya pencapaian target perjalanan wisatawan nusantara pada tahun 2024,” kata Dwi dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (31/8). 
 
Marketing Communication Lead (MarComm) Atourin, Akyunia Labiba atau yang akrab disapa Lala mengatakan, Atourin dan Kemenparekraf mengajak peserta famtrip untuk mencoba beberapa aktivitas di Borobudur yang tidak biasa, mulai dari Relief to Table, Skilled Hands, Journey of the Stones dan Cycling Tour.
 
“Kami berkolaborasi dengan teman-teman TA/TO, media dan content creator untuk mencoba langsung pengalaman berwisata di sekitaran Borobudur dengan mengacu kepada relief yang tergambar pada Candi Borobudur, mengunjungi desa-desa wisata dan merasakan aktivitas menginap di homestay/rumah masyarakat,” ujar Lala.
 
Dalam kegiatan perjalanan wisata pengenalan ini, para peserta diajak mengunjungi Desa Wisata Karangrejo, Desa Wisata Karanganyar, Desa Wisata Sambeng dan Desa Wisata Candirejo. Peserta mendapatkan pengalaman berwisata kuliner, pembuatan batik khas Borobudur, belajar membuat kerajinan gerabah, bermain gamelan bersama komunitas lokal, mengunjungi UMKM keripik tempe, susur sungai dengan rakit bambu, dan  bersepeda mengelilingi desa sembari menikmati keindahan alam dan sejuknya udara di Borobudur.
 
Kegiatan perjalanan wisata pengenalan ini adalah bentuk komitmen dan sinergi antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif dalam rangka memasarkan destinasi wisata di Indonesia. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi pada pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya