Berita

Koordinator KPNP Tubaba Bersatu, Rodi Yanto (kiri)/Istimewa

Politik

Koalisi Partai Non-Parlemen Cabut Dukungan bagi Novriwan-Nadirsyah

SABTU, 31 AGUSTUS 2024 | 05:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kecewa karena dianggap sekadar pelengkap oleh kubu Calon Bupati dan Wakil Bupati Novriwan Jaya-Nadirsyah (NoNa), Koalisi Partai Non-Parlemen (KPNP) Tulang Bawang Barat (Tubaba) Bersatu secara tegas menarik dukungan.

Hal tersebut disampaikan Koordinator KPNP Tubaba Bersatu, Rodi Yanto, saat dihubungi RMOLSumsel, via telepon, Jumat (30/8).

Rodi Yanto menyebut, pihaknya memang telah membangun komunikasi dengan kubu NoNa. Namun hingga mereka mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tubaba tidak ada lagi komunikasi lanjutan secara intensif antara NoNa dan KPNP. 


Lanjut dia, usai kubu NoNa melakukan rapat koalisi, kebetulan saat itu pihak KPNP tidak bisa hadir. Dan setelah dikonfirmasi, partai Nonparlemen dinilai hanya sebatas tambahan atau pelengkap saja. 

“Jika mengacu pada putusan MK, partai Nonparlemen tidak hanya sebagai pelengkap saja, namun berhak juga dapat mengusung Paslon,” ucap Rodi Yanto. 

Menurut dia, lebih urgen lagi, berdasar putusan MK itu, arti kata pendukung dan pengusung jelas berbeda. Lebih mendasar kaitannya dengan lobi-lobi politik antara DPW dan DPP otomatis ada biaya administrasi. 

“Utamanya untuk mengumpulkan kader-kader semua itu memerlukan biaya, dan itu tidak ada kesepakatan dari Kubu NoNa untuk mengurus B1 KWK,” tegasnya.

Terkait kebijakan pasca putusan MK, semua KPNP Tubaba Bersatu akan tunduk pada keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) karena mereka yang memutuskan ke mana arah dukungan KPNP. 

“Sementara ini B1 KWK dari KPNP Tubaba Bersatu sudah terbit untuk mendukung dan diberikan ke pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Surya Jaya Rades dan Paisol (Surya-Pai),” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya