Berita

Wakil Ketua Kadin Sumut Bidang Pekerjaan Umum dan Infrastruktur Syamsuddin Waruwu alias Ucok Kardon (dua kiri) berbicara pada diskusi infrastruktur di Kantor Gapeksindo Sumut/RMOL

Nusantara

Ucok Kardon: Infrastruktur Sumut Memprihatinkan, Terutama di Kota Medan

JUMAT, 30 AGUSTUS 2024 | 21:06 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kondisi konstruksi di Sumut secara umum, tidak baik-baik saja terutama di Kota Medan. Kondisinya sangat memperihatinkan infrastruktur ditandai dengan pengerjaan yang belum masih kupak-kapik dan bahkan terkesan dikerjakan tidak sesuai spesifikasi.

Hal itu, terungkap dalam diskusi Kadin Sumut Bidang Pekerjaan Umum dan Infrastruktur dan Gapeksindo Sumut, bersama Jurnalis, di Kantor Gapeksindo Sumut, beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Kadin Sumut Bidang Pekerjaan Umum dan Infrastruktur Syamsuddin Waruwu, menjelaskan pihaknya, paham kondisi infrastruktur di Sumut yang memperhatikan, termasuk pembangunan venue-venue PON 2024 di wilayah Sumut.


"Kita sudah paham kondisi di Sumatera Utara, khususnya di bidang konstruksi. Bagaimana nasib Rp 2,7 triliun itu?. Ada bilang mangkrak, ada bilang tidak dilanjutkan dan ada bilang diputus kontraknya," sebut pria yang akrab disapa dengan Ucok Kardon.

Ucok Kardon juga menyoroti kondisi pembangunan infrastruktur di Kota Medan di era Walikota Medan, Bobby Nasution, yang dinilai amburadul.

"Lampu pocong sudah selesai 85 persen, itu pekerjaan dibilang total lost. Kalau itu, tidak ada dikenal total lost di kontraktor. Kalau itu, terjadi akan terulang nanti dibilang total lost, kita tidak sia," sebut Ucok Kardon.

Ucok Kardon mengungkapkan bila tidak dilaksanakan dengan perencanaan yang baik. Ia menyebutkan akan menjadi korban Kepala Dinas dan pengusaha jasa kontruksi dijerat hukum atas pembangunan infrastruktur tersebut.

Ucok Kardon mengajak pemerintah daerah untuk mengikuti regulasi dan peraturan yang ada. Hal itu, agar memberikan dampak baik dalam pembangunan infrastruktur di Sumut ini, terutama di Kota Medan ini.

"Cemana Kondisi infrastruktur di Sumatera Utara ini, sangat memperihatinkan. Kita berkumpul jangan lagi, Kadis seperti Bambang Pardede dikorbankan, pengusaha di korbankan. Dulu ada regulasi kita ikuti, sekarang dilanggar itu semua," tegas Ucok Kardon.

Dalam diskusi ini, juga dihadiri oleh Wakil Ketua Kadin Sumut Bidang Pekerjaan Umum dan Infrastruktur Syamsuddin Waruwu didampingi TM Pardede, dan Junjungan Pasaribu. Kemudian, dihadir juga Sekretaris Umum (Sekum) Gapeksindo Sumut, Josua Fereira Pangaribuan, dan pengurus Gapeksindo Sumut lainnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya