Berita

Gambar menunjukkan topan Shanshan (tengah) bergerak mendekati pulau Amami di Jepang pada Selasa, 27 Agustus 2024/AFP

Global

Empat Anggota Keluarga Hilang saat Topan Shanshan Hantam Jepang

RABU, 28 AGUSTUS 2024 | 12:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Topan Shanshan menghantam wilayah Jepang tengah, memicu hujan lebat hingga tanah longsor pada Selasa malam (27/8).

Hembusan angin dengan kekuatan hingga 252 kilometer per jam itu menyapu rumah-rumah warga di Gamagori, sebuah kota di prefektur Aichi, Jepang tengah, setelah berjam-jam hujan deras.

"Tanah longsor menghantam sebuah rumah tempat tinggal lima anggota keluarga, sepasang suami istri berusia 70-an, dua wanita berusia 40-an, dan seorang pria berusia 30-an," kata seorang pejabat Gamagori kepada AFP.


Dikatakan bahwa empat anggota keluarga masih belum ditemukan, sementara satu orang berhasil selamat.

"Salah satu dari mereka berhasil diselamatkan Selasa malam, tetapi pencarian empat orang lainnya terus berlanjut hingga malam," katanya.

Badan cuaca akan mengeluarkan peringatan hujan lebat khusus untuk prefektur Kagoshima termasuk Amami pada Rabu malam (28/8).

Maskapai penerbangan telah membatalkan puluhan penerbangan sementara beberapa operasi kereta peluru mungkin ditangguhkan minggu ini, tergantung pada arah topan.

Shanshan diperkirakan akan berbelok ke arah pulau utama selatan Kyushu minggu ini.

Badai ini terjadi setelah Topan Ampil, yang mengganggu ratusan penerbangan dan kereta bulan ini.

Meskipun hujan deras, badai ini hanya menyebabkan cedera ringan dan kerusakan.

Ampil datang beberapa hari setelah Badai Tropis Maria membawa hujan lebat ke wilayah utara.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya