Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

LSAK Desak KPK Usut Dugaan Gratifikasi Pejabat Kejagung

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 20:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dugaan gratifikasi yang diduga melibatkan seorang pejabat Kejaksaan Agung perlu ditindaklanjuti KPK.

Hal ini ditegaskan Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad A Hariri menyusul viral di media sosial yang mengabarkan para pejabat tinggi sering menerima fasilitas mewah cuma-cuma dari pengusaha atau gratifikasi.

"Kita punya track record, KPK pasti cepat tanggap memproses kasus ini ke penyelidikan, seperti kasus Rafael Alun dan Eko Darmanto," kata Ahmad A Hariri, Selasa (27/8).


Hariri menilai, apa yang jadi perhatian publik terkait tindakan korupsi harus ditindaklanjuti secara hukum oleh KPK.

Termasuk dugaan gratifikasi kepada para pejabat di Kejagung, yakni diduga Staf Ahli Jaksa Agung, Asri Agung Putra yang diungkap oleh anak menantunya, Jelita Jeje melalui media sosial.

"Dari situ tampak keterlibatan banyak pengusaha. Bahkan bisa jadi, yang jadi penerimanya juga banyak. Nah, KPK punya kewenangan kuat memproses ini," jelasnya.

Staf Ahli Jaksa Agung, Asri Agung Putra viral di media sosial usai diungkap menantunya, Jelita Jeje mendapatkan fasilitas mewah dari para pengusaha jika ingin ke luar negeri.

Hal ini disampaikan Jeje saat memberikan pembelaan kepada Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yang diduga menaiki pesawat jet pribadi ke AS. Pembelaan ini disampaikan @jelitajee lewat direct message Instagram yang kemudian disebar di media sosial X oleh @anibutnotaniani.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Jelita Jeje adalah istri dari Farid Irfan Siddik, Kepala Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Wilayah Kabupaten Bintan. Sementara Farid adalah anak Asri Agung Putra.

"Gue jg jd bnyk tau dari mertua gue, kita kl kluar negeri itu d cover sm pengusaha2 yg emang ngasih fasilitas tanpa diminta, disuruh milih mau nginep di mana, naik pesawat apa, gak pernah pusing, apalagi sekelas presiden,” tulis Jeje sebagaimana disebar akun X @anibutnotaniani.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya