Berita

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos/Istimewa

Politik

Pilkada Banten 2024

Airin Bantu Golkar Lepas dari Kerangkeng KIM

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 15:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keputusan Partai Golongan Karya (Golkar) mengubah pengusungan calon gubernur dan wakil gubernur di Banten, dinilai sebagai upaya melepaskan diri dari belenggu ikatan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Menurut Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos, peralihan dukungan Golkar dari bakal pasangan calon (bapaslon) Andra Soni-Dimyati Natakusumah kepada Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi dipengaruhi oleh Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 60/PUU-XXII/2024.

Tetapi melalui perubahan arah politik tersebut, imbuh sosok yang kerap disapa Biran itu, publik secara tidak langsung dapat menilai Golkar terperangkap oleh kendali KIM yang kuat dalam menentukan bapaslon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.


"Akhirnya karena melihat Banten adalah salah satu wilayah kekuasaan Golkar, dan Airin merupakan kader terbaik Partai Golkar, maka mau tidak mau suka tidak suka, Partai Golkar harus keluar dari kerangkeng komitmen KIM Plus," ujar Biran kepada RMOL, Selasa (27/8).

Secara psikologis politik, Biran berpendapat Golkar tidak mau kehilangan basis pemilih di wilayah Banten. Mengingat, selama beberapa kali pilkada digelar partai berlogo pohon beringin itu selalu mengusung kadernya dan menang. 

"Demi mengakomodir kepentingan internal partainya sendiri, akhirnya pada Selasa 27 Agustus 2024, Ketum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita, memberikan dukungan penuh kepada Airin di Pilgub Banten," sambungnya.

Akan tetapi, lulusan S2 Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu menyayangkan, Golkar tidak menjadi promotor utama dalam pengusungan Airin. Karena Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah lebih dulu menyerahkan formulir pengusungan B1KWK.

"Sedari awal, sebagai partai pemenang pemilu nomor 2 tingkat nasional dan pemenang pemilu di Banten, Golkar seharusnya tidak mudah dikerangkeng atau tersandera oleh komitmen KIM Plus yang hendak memaksakan koalisi gemuk untuk diadopsi di daerah-daerah strategis seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumut, Jakarta, dan Banten," tuturnya.

"Berdasarkan data kuantitatif dan kualitatif di Pilkada Banten sekarang ini, pasangan Airin-Ade ini sangat potensial menumbangkan pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusuma meskipun mereka didukung oleh koalisi gemuk KIM Plus," demikian Biran. 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya