Berita

Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi serangan rudal Rusia di wilayah Odesa, Ukraina, pada hari Senin, 26 Agustus 2024/Reuters

Dunia

Ukraina Dihantam Ratusan Rudal dan Drone Rusia, Lima Tewas

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 12:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kemarahan Rusia atas pendudukan Kursk diluapkan melalui serangan balasan besar-besaran ke Ukraina pada jam-jam sibuk, hari Senin waktu setempat (26/8). 

Menurut laporan media lokal, Rusia meluncurkan lebih dari 100 rudal dan sekitar 100 drone ke Ukraina hingga menewaskan lima orang dan merusak fasilitas energi di seluruh negeri. 

"Serangan itu menargetkan listrik atau infrastruktur penting lainnya di sedikitnya 10 wilayah," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat The Telegraph. 


Serangan rudal dan drone tersebut merupakan yang paling intens sejak Ukraina melakukan penyerangan dan pasukannya semakin maju menguasai perbatasan Kursk di Rusia. 

"Itu adalah salah satu serangan gabungan terbesar. Lebih dari seratus rudal dari berbagai jenis dan sekitar seratus pesawat nirawak Shahed. Serangan ini sama liciknya, menargetkan infrastruktur sipil yang penting," kata Presiden Volodymyr Zelensky dari Ukraina di Telegram.

Menurut Perdana Menteri Denys Shmyhal, 15 wilayah mengalami kerusakan. 

Wilayah yang menjadi sasaran listrik atau infrastruktur penting termasuk Rivne dan Volyn di barat laut, Khmelnytsk di barat daya, Zhytomyr di utara, Lviv di barat, Dnipropetrovsk, Kirovohrad dan Vinnytsia di Ukraina tengah, Zaporizhzhia di tenggara dan Odesa di selatan.

Negara tetangga Moldova, yang jaringan listriknya terhubung dengan Ukraina, melaporkan gangguan kecil pada jaringan listriknya.

Seorang pria berusia 69 tahun di Dnipropetrovsk termasuk di antara sedikitnya lima orang yang dipastikan tewas. Sementara korban lainnya berada di wilayah Zaporizhzhia, Kharkiv, Zhytomyr dan Volyn.

Di Lutsk, sebuah blok apartemen rusak, kata walikota setelah melaporkan ledakan. Ledakan juga mengguncang pusat kota Kyiv dan pertahanan udara terdengar menyerang target yang datang di pinggiran ibu kota.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia menggunakan 11 pesawat pengebom strategis TU-95 selama serangan hari Senin (26/8).

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pasukannya menggunakan senjata presisi tinggi untuk menyerang infrastruktur energi penting di Ukraina guna menghambat industri militer di sana.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya