Berita

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto didampingi Kabid Propam Polda Jatim, Kombes Imam Setiawan/Ist

Presisi

Viral Video Polwan Ganggu Pria Lagi Makan, Ini Klarifikasi Polisi

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 08:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Media sosial dihebohkan dengan potongan video anggota Polisi Wanita (Polwan) bernama Brigadir Putri Cikita menegur seorang pria yang sedang makan saat diajak berbicara. Aksi Putri menuai hujatan dari warganet. Aksi Polwan tersebut menuai hujatan dari warganet. 

Rekaman video tersebut terjadi di sebuah warung kopi di kawasan Tambaksari, Surabaya, pada 22 Juli 2024.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, didampingi Kabid Propam Polda Jatim, Kombes Imam Setiawan menjelaskan bahwa video yang viral itu merupakan kegiatan patroli yang diliput salah satu media televisi nasional. 


"Kejadian itu memang benar, namun itu penggalan video yang diunggah oleh beberapa netizen sehingga viral," kata Dirmanto dalam keterangan resminya, Senin (26/8). 

Menurut Dirmanto, di tempat kejadian perkara (TKP) tersebut ditemukan ada seorang warga yang sedang minum-minuman keras. 

Tak berselang lama, ada petugas yang sedang patroli melakukan penertiban dan menasihati. 

"Anggota patroli kemudian menegur yang selanjutnya terjadi miss komunikasi antara petugas dan orang yang sedang minum-minuman keras tersebut," kata Dirmanto. 

Masih kata Dirmanto, atas peristiwa itu langkah yang diambil oleh Polda Jatim adalh memanggil kepada Ali Darmawan (yang saat itu ada TKP diduga minum miras) untuk dimintai keterangannya. 

Selain itu, petugas patroli, Ipda Yan Braja juga telah dipanggil Bidpropam Polda Jatim untuk diperiksa. 

"Keduanya telah kita periksa dan kedua belah pihak itu juga sudah saling memahami kesalahan masing-masing," terang Dirmanto. 

Selain itu di akun media sosial Brigadir Putri Cikita, juga sudah meminta maaf secara pribadi maupun ke publik. 

"Semua pihak yang terlibat saat itu  juga sudah saling memaafkan," kata Dirmanto. 

Belajar dari kasus ini, Dirmanto menghimbau agar masyarakat khususnya warganet untuk tidak memframing lagi video tersebut karena kedua belah pihak sudah saling menerima dan memaafkan. 

"Kami berharap setelah saya memberikan statment ini, teman-teman netizen jangan diframming lagi karena mereka sudah menyadari kesalahan masing masing," tutup Dirmanto.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya