Berita

Yusril Ihza Mahendra dan dua anaknya Ali Reza Mahendra dan Yuri Kemal Fadlullah/Repro

Politik

Dua Anak Yusril Ihza Mahendra Maju di Pilkada Bangka Belitung

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 20:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dua anak Yusril Ihza Mahendra menyatakan diri siap untuk bertarung di Pilkada 2024 di Bangka Belitung. Keduanya yakni Yuri Kemal Fadlullah dan Ali Reza Mahendra yang mendeklarasikan diri sebagai calon Wakil Gubernur Bangka Belitung dan Wakil Bupati Belitung Timur.

Ihwal aktivitas politik kedua anaknya, Yusril Ihza Mahendra mengatakan hal itu sebagai ajang belajar untuk menimba pengalaman.

"Mereka maju sebagai wakil, bukan langsung jadi orang nomor 1 agar dapat belajar menimba pengalaman,” katanya, Senin (26/8).


Yusril mengatakan, dunia politik saat ini sudah banyak berubah. Keduanya diyakini tidak bisa mengikuti jejaknya seperti dulu sebagai akademisi lalu birokrat langsung jadi menteri.

“Mereka harus meniti karir dari bawah. Kalau sekarang, mereka belum memungkinkan duduk di pemerintahan pusat seperti menteri. Harus belajar dari bawah, saya kira itu penting agar kepemimpinan mereka lebih mumpuni nantinya,” ujarnya.

Pun begitu kata Yusril, dirinya sangat senang karena dua anaknya memilih karir politik di Bangka Belitu yang merupakan tempat kelahirannya. Terlebih, keduanya aktif di Partai Bulan Bintang dan menjadi pengurus.

Yusril mengatakan masih ada dua anaknya yang masih bersekolah di  SMA dan SD yakni Ishmael Zacharias Mahendra dan Anissa Zulaikha Mahendra. Tidak berbeda dengan dua anak tertuanya, ia mengaku tidak mendikte anaknya dalam memilih karir.

"Saya tidak mendikte anak-anak untuk memilih jenis pendidikan dan kariernya. Semua saya serahkan kepada anak-anak memilih apa yang menjadi cita-citanya. Ishmael nampaknya tertarik dengan sejarah, militer dan politik. Siapa tahu, nanti dia benar-benar akan menjadi politisi dan pemimpin. Sementara Anissa, karena masih SD, belum jelas kelihatan ke arah mana pilihan karier dan cita-citanya. Tetapi kelihatan dia cerdas dan pintar" jelas Yusril.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya