Berita

Pekerja Konstruksi Jepang/Net

Bisnis

Pasar Kerja Konstruksi Jepang Terbuka untuk Tenaga Kerja Indonesia

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 16:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Peluang pasar kerja dalam sektor konstruksi di Jepang terbuka lebar untuk sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi, mengatakan Jepang merupakan negara yang cocok untuk melatih SDM lokal Indonesia untuk bekerja sesuai dengan kemampuannya. 

Hal tersebut dikatakan Anwar usai acara Japan Construction Industry Hands-on Workshop 2024 Summer yang diselenggarakan Japan Association for Construction Human Resources (JAC) untuk pertama kalinya di Indonesia pada akhir pekan kemarin.


"Mereka (Jepang) kan sudah terkenal mempunyai sebuah sistem yang sangat teliti, detail, kemudian memiliki ketahanan yang sangat bagus sehingga tentunya kita harus siap, kita harus melakukan pelatihan-pelatihan yang cukup untuk dijadikan modal bagi calon pekerja kita," ujar Anwar dalam sambutannya di ICE BSD, Tangerang Selatan, dikutip Senin (26/8).

Menurut Anwar, saat ini merupakan momentum yang tepat karena Indonesia sendiri akam menghadapi bonus demografi pada beberapa tahun mendatang.

"Tentunya kondisi ini bisa menghasilkan keuntungan tapi juga menghasilkan sebuah tantangan. Keuntungan karena kita memiliki sumber daya yang sangat produktif dan itu akan menjadi variable determinant untuk kita mendorong pertumbuhan ekonomi kita lebih baik," katanya.

Untuk itu, pemerintah Jepang, kata Anwar telah berkomitmen untuk membantu SDM Indonesia dalam segala hal terkait sektor konstruksi.

"Tadi sebelum pulang mereka ada komitmen,  event ini akan diperluas lagi dan sektornya mungkin akan diperbanyak ataupun kalau bidang ini kan konstruksi sangat luas bisa saja mungkin ada tambahan-tambahan informasi yang akan diberikan kepada kita," tuturnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya