Berita

Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah/Reuters

Dunia

Sekjen Hizbullah Juluki Serangan Balasan ke Israel sebagai "Operasi Arbain"

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 15:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai mengumumkan serangan balasan ke wilayah Israel, kini Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah menamai tindakan militer itu sebagai "Operasi Arbain".

Dalam pidatonya, Nasrallah menjelaskan bahwa nama Arbain sengaja diberikan karena saat ini mereka tengah memperingati Arbain Imam Husain (hari ke-20 Shafar dan 40 hari pasca Tragedi Karbala dan kesyahidan Imam Husain).

Ia menyebut operasi tersebut dimulai setelah salat subuh, setelah para pejuang Hizbullah menyiapkan segala sesuatunya, tepatnya pada hari Minggu (25/8), pukul 05.15 pagi waktu setempat.


Mengenai keterlambatan serangan balasan, Sekjen Hizbullah itu menegaskan bahwa pihaknya sebetulnya siap melakukan balasan sejak hari pertama Komandan Fuad Shukr dibunuh akhir bulan lalu.

Namun, keterlambatan itu disebut Nasrallah disengaja, sebagai salah satu strategi pembalasan.

"Keterlambatan itu memungkinan Hizbullah berkoordinasi dengan seluruh poros perlawanan sambil melihat perkembangan negosiasi gencatan senjata Gaza," paparnya, seperti dimuat Al Mayadeen.

Dia juga mengungkap target apa saja yang diserang Hizbullah dalam Operasi Arbain. Pertama ialah  pangkalan Glilot yang diduduki Israel dan pangkalan udara Ein Shemer, yang terletak 75 km dari Lebanon dan 40 km dari Tel Aviv.

"Sejumlah besar pesawat nirawak mengenai target yang dituju, tetapi musuh merahasiakan semua detail yang relevan," kata dia.

Nasrallah menjelaskan bahwa operasi itu terjadi dalam dua fase yakni pertama difokuskan pada penargetan lokasi dan barak di Palestina utara yang diduduki dengan ratusan roket yang dimaksudkan untuk menguras dan menghancurkan Iron Dome dan rudal pencegat.

Rencana yang dijalankan pada fase pertama itu akan membuka jalan bagi fase kedua yakni melancarkan kawanan drone menuju target yang dituju.

Menanggapi klaim Israel yang mengaku telah menggagalkan Operasi Arbain, Sekjen Hizbullah menegaskan bahwa itu tidak benar.

Dia kemudian merujuk pada keberhasilan Hizbullah meluncurkan 340 roket, lebih banyak dari rencana awal yang hanya 300 roket.

"Apa yang direncanakan tercapai sepenuhnya," tegasnya.

Sekjen Hizbullah menilai klaim Israel penuh kebohongan dan mencerminkan kelemahan mereka.

"Klaim musuh tentang pemboman rudal strategis dan presisi yang disiapkan untuk menargetkan Tel Aviv adalah kebohongan belaka," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Nasrallah kembali menegaskan dukungan Hizbullah kepada rakyat Palestina.

"Hizbullah akan tetap teguh dalam dukungannya terhadap Gaza, rakyatnya, Palestina, dan kesucian bangsa, terlepas dari keadaan, tantangan, atau pengorbanan, dengan mencatat bahwa operasi hari ini dapat menguntungkan negosiasi Palestina," ujarnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya