Berita

Perdana Menteri sementara Lebanon Najib Mikati/The Economist

Dunia

PM Lebanon Gelar Pertemuan Darurat Respon Serangan Brutal Israel

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 11:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menyusul serangan udara besar-besaran Israel di wilayah Selatan, Perdana Menteri sementara Lebanon Najib Mikati menggelar pertemuan darurat para menteri pada Minggu waktu setempat (25/8).

Mikati mengumumkan bahwa pertemuan tersebut diadakan di rumahnya di Beirut. Ia mengundang semua menteri  yang bersedia hadir untuk konsultasi lebih lanjut mengenai perkembangan konflik di perbatasan Lebanon.

"Pertemuan darurat komite menteri digelar untuk membahas situasi setelah serangan udara besar-besaran Israel," ungkap Mikati, seperti dimuat Anadolu Ajansi.


Pada Minggu pagi (26/8), pesawat tempur Israel telah melakukan lebih dari 40 serangan udara di Lebanon selatan.

Militer Israel mengklaim serangan itu sebagai upaya pencegahan, karena Hizbullah diduga tengah bersiap menyerang objek militer di utara.

Sebagai tanggapan, Hizbullah melaporkan peluncuran 320 roket ke sasaran militer Israel sebagai tahap awal serangan balasan atas pembunuhan komandannya, Fuad Shukr, oleh Israel pada bulan Juli.

Sejak 8 Oktober 2023, Hizbullah Lebanon telah terlibat dalam baku tembak harian dengan tentara Israel di seberang Garis Biru, yang mengakibatkan ratusan korban, sebagian besar di pihak Lebanon.

Kekhawatiran akan perang besar-besaran antara Israel dan Hizbullah telah meningkat di tengah saling serang lintas batas, dan setelah pembunuhan Komandan Shukr, pada 30 Juli di Beirut.

Eskalasi terjadi dengan latar belakang konflik di Gaza, tempat Israel telah menewaskan lebih dari 40.000 warga Palestina sejak serangan Hamas pada 7 Oktober.

Kampanye militer telah menghancurkan sebagian besar Wilayah itu menjadi puing-puing, dan membuat sebagian besar orang kehilangan tempat tinggal, kelaparan, dan rentan terhadap penyakit.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya