Berita

Aksi tanam mangrove di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (23/8)/Ist

Nusantara

Sobat Bumi Universitas Pertamina dan KPPMPI Aksi Tanam Mangrove

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 00:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sobat Bumi Universitas Pertamina (UPER) bersama Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia (KPPMPI) menggelar aksi tanam mangrove di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (23/8). 

Ketua Sobat Bumi Universitas Pertamina (UPER), Sinta Nuriyatul Qoriah, menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam pelestarian lingkungan pesisir.

“Kami memilih Muara Gembong sebagai lokasi aksi tanam mangrove karena daerah ini merupakan salah satu wilayah pesisir yang mengalami kerusakan ekosistem akibat abrasi dan perubahan iklim,” kata Sinta dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (25/8).


Sambung dia, tanaman mangrove memiliki kemampuan luar biasa untuk menahan laju abrasi, menjaga kualitas air, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis fauna pesisir. 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu memulihkan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga lingkungan,” jelasnya.

Sinta juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Sobat Bumi UPER untuk terus berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan. 

“Kami tidak hanya melakukan aksi tanam, tetapi juga mengadakan edukasi mengenai pentingnya mangrove bagi ekosistem pesisir kepada para peserta. Dengan pemahaman yang lebih baik, kami berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” jelasnya lagi.

Sebanyak 790 pohon mangrove ditanam dalam kegiatan ini dengan partisipasi lebih dari 60 orang pemuda dan mahasiswa se-Jabodetabek. Penanaman ini dilakukan dengan metode tertentu yang telah disesuaikan dengan kondisi geografis Muara Gembong, guna memastikan pertumbuhan optimal dari tanaman yang ditanam.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Bekasi, Sumirda berterima kasih atas kepedulian mahasiswa universitas pertamina dan pemuda yang tergabung dalam Sobat Bumi karena ikut andil dalam memulihkan ekosistem pesisir Kabupaten Bekasi.

“Dahulu Muara Gembong ini terkenal dengan kampung dolar, saking mudahnya nelayan mendapatkan penghasilan. Namun seiring dengan rusaknya lingkungan seperti berkurangnya lahan mangrove dan pencemaran dari limbah industri, menyebabkan hasil tangkapan nelayan menurun sehingga pendapatan nelayan pun ikut menurun,” jelas Sumirda

Sementara itu, Ketua Umum KPPMPI, Hendra Wiguna menyampaikan bahwa aksi tanam mangrove ini dalam rangka memulihkan ekosistem pesisir, sekaligus bentuk keterlibatan aktif pemuda dalam menjaga kelestarian lingkungan. 

“Hari ini kami melakukan aksi tanam mangrove bersama rekan-rekan Sobat Bumi Universitas Pertamina dan KNTI Kabupaten Bekasi, bentuk kolaborasi nyata kampus dan kampung dalam rangka pemulihan ekosistem pesisir,” ujar Hendra

Lanjut Hendra, KPPMPI merupakan bagian dari  KNTI, maka organisasi ini terus melakukan pemulihan ekosistem pesisir dengan konservasi mangrove di berbagai daerah, KPPMPI dengan semangat yang sama juga  melakukan penanaman mangrove seperti di Gresik, Lamongan, Cirebon, dan Indramayu.

“Kami berharap aksi Tanam Mangrove di Muara Gembong ini menjadi awal dari banyak kegiatan positif lainnya. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, mari terus bergerak bersama, pulihkan lingkungan pesisir untuk kesejahteraan masyarakat pesisir dan kemajuan Indonesia Raya,” tandas Hendra.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya