Berita

Mahkamah Agung Peduli menyalurkan bantuan ke Panti Asuhan Bayi Sehat (PABS) di Kota Bandung/Ist

Nusantara

Hakim Agung Bagikan Popok hingga Makanan Bayi ke Panti Asuhan

MINGGU, 25 AGUSTUS 2024 | 15:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mahkamah Agung (MA) Peduli menyalurkan bantuan ke Panti Asuhan Bayi Sehat (PABS) di Jalan Purnawarman No 25, Tamansari, Kota Bandung.

MA Peduli yang dipimpin Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung, Hakim Agung Yulius turut menengok Fawwaz Ubaida, bayi malang yang dibuang orang tuanya di pinggir jalan saat baru lahir.

Yulius yang datang bersama jajaran Pengadilan Tata Usaha Negara di wilayah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta dan PTTUN Banjarmasin, memberikan bantuan berbagai kebutuhan sehari-hari seperti beras, popok bayi, dan makanan bayi. 


Tak cuma itu, bantuan lainnya berupa mainan anak seperti boneka, sabun cuci, serta tiga unit air conditioner (AC) untuk menambah mesin pendingin di beberapa ruang perawatan bayi di PABS.

PABS sendiri merawat puluhan bayi lainnya. Sebanyak 18  orang berusia bayi, 14 balita, dan 28 orang berusia 4-10 tahun.

“Pendapatan para hakim sudah cukup baik. Tak ada salahnya menyisihkannya untuk membantu sesama. Itu juga perintah agama,” kata Yulius dalam keterangannya, Minggu (25/8).

Yulius berharap gerakan MA Peduli jangan pernah sampai berhenti karena sebagai bentuk menjaga hati melembutkan Nurani.

"Serta usaha untuk melebur dan merasakan denyut nadi bahagia maupun nestapa masyarakat,” kata Yulius.

Gerakan MA Peduli ini aktif memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari untuk panti asuhan dan panti jompo di wilayah kerjanya masing-masing.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya